BerandaDaerahRibuan Guru Honorer Gelar Aksi Damai di Tasikmalaya, Tuntut Keadilan dan Kesejahteraan...

Ribuan Guru Honorer Gelar Aksi Damai di Tasikmalaya, Tuntut Keadilan dan Kesejahteraan dari Pemerintah  

Date:

Berita Terkini

Puskesmas Cigalontang Dukung Pendidikan Lewat Program PKL

Kabupaten Tasikmalaya, QJabar – UPTD Puskesmas DTP Cigalontang kembali...

KDS Minta Penguatan Peran Desa dalam Keamanan Lingkungan dan Mitigasi Bencana

KABUPATEN BANDUNG Qjabar - Bupati Bandung, Dadang Supriatna (KDS)...

Jenguk Yunita di RSHS, KDS Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepekaan Sosial

BANDUNG Qjabar - Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menjenguk...

KDS: Digitalisasi Bukan Lagi Pilihan, BPR Kertaraharja Harus Terus Berinovasi

KABUPATEN BANDUNG Qjabar – Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang...

KPU Kabupaten Bandung dan DPD PKS Perkuat Sinergi Wujudkan Demokrasi Berkualitas

Kabupaten Bandung, Qjabar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten...
spot_imgspot_img

Tasikmalaya, QJabar — Ribuan guru honorer dari Kota dan Kabupaten Tasikmalaya menggelar aksi damai serta mimbar bebas di halaman Bale Kota Tasikmalaya, Senin (26/1). Aksi ini dilakukan untuk menyampaikan aspirasi terkait kesejahteraan guru honorer sekaligus menuntut keadilan dari pemerintah pusat maupun daerah.

Dalam orasi yang disampaikan secara bergantian, para guru menyoroti absennya Wali Kota Tasikmalaya di tengah aksi. Massa menilai kehadiran kepala daerah penting untuk mendengarkan langsung aspirasi para pendidik.

“Kami berharap pemimpin daerah bisa hadir untuk mendengarkan aspirasi yang kami sampaikan hari ini,” ujar salah satu orator.

Selain itu, peserta aksi juga diajak memanfaatkan media sosial sebagai sarana menyuarakan aspirasi kepada publik dan pemangku kebijakan.

Aksi damai turut menyinggung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Massa menegaskan tidak menolak program tersebut, namun meminta pemerintah tetap memperhatikan kondisi sekolah swasta dan madrasah yang telah lama berkontribusi dalam dunia pendidikan.

Ketua Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM) Kabupaten Tasikmalaya, Iwan Nurdiawansyah, S.Pd.I., M.Si, menegaskan bahwa tuntutan utama aksi adalah keadilan dan keberpihakan pemerintah terhadap guru honorer.

“Ini bukan soal iri atau menolak program tertentu. Ini soal keadilan dan nurani. Guru honorer telah lama berkontribusi dalam mencerdaskan bangsa,” kata Iwan.

Menurutnya, hingga kini masih banyak guru honorer yang menerima upah di bawah standar kelayakan, meski beban kerja dan tanggung jawab mereka sama dengan guru lainnya. Ia menilai pemerintah perlu melakukan evaluasi kebijakan anggaran agar kesejahteraan guru honorer menjadi prioritas.

Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian. Sejumlah pejabat daerah hadir, di antaranya Kapolres Tasikmalaya Kota, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, serta perwakilan instansi terkait.

Hingga aksi berakhir, para peserta berharap aspirasi yang disampaikan dapat ditindaklanjuti melalui dialog dan kebijakan yang berpihak pada peningkatan kesejahteraan guru honorer. (masdar)

Q Jabar

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini