Home / Hukum & Politik / Momentum Hari Kartini, Tia Fitriani Dorong Penguatan Peran Perempuan dalam Pembangunan

Momentum Hari Kartini, Tia Fitriani Dorong Penguatan Peran Perempuan dalam Pembangunan

Bandung Qjabar – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi NasDem Daerah Pemilihan Jabar II Kabupaten Bandung, Tia Fitriani, menegaskan pentingnya peran strategis perempuan dalam menentukan arah pembangunan bangsa. Hal itu disampaikannya dalam momentum peringatan Hari Kartini, Selasa (21/4/2026).

Menurutnya, peringatan Hari Kartini tidak sekadar seremoni tahunan, melainkan menjadi momen refleksi atas perjuangan perempuan Indonesia yang telah membuka jalan bagi kemajuan di berbagai sektor. Ia menilai, saat ini perempuan tidak lagi perlu membuktikan kemampuannya, melainkan bagaimana memperluas kontribusi dan memperkuat sistem yang mendukung peran tersebut.

Tia menjelaskan, sejarah Indonesia telah mencatat banyak perempuan yang berperan besar, baik dalam perjuangan kemerdekaan maupun pembangunan nasional. Semangat juang tersebut harus terus diwariskan kepada generasi masa kini agar perempuan semakin percaya diri mengambil peran di berbagai bidang kehidupan.

Peringatan Hari Kartini sendiri merupakan bentuk penghormatan terhadap Raden Ajeng Kartini, yang dikenal memperjuangkan kesetaraan hak perempuan, khususnya dalam pendidikan dan kehidupan sosial.

Baca juga : HUT ke-385 Kabupaten Bandung, KDS dan KDM Komitmen Atasi Banjir dan Tata Ruang Kabupaten Bandung

Lebih lanjut, Tia menekankan bahwa perempuan bukan hanya sebagai objek pembangunan, tetapi merupakan subjek aktif yang memiliki peran penting dalam menentukan arah perjalanan bangsa.

Selain menjalankan tugas sebagai legislator, Tia Fitriani juga menjabat sebagai Ketua DPD Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia Jawa Barat. Dalam perannya tersebut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dan lembaga pendidikan untuk terus mendorong keterlibatan perempuan dalam berbagai sektor pembangunan.

Ia menilai, keterlibatan perempuan bukan hanya bentuk kebijakan afirmatif, melainkan bagian dari penghargaan terhadap harkat dan martabat manusia. Dengan memberikan ruang yang setara, perempuan diyakini mampu memperkuat daya saing serta ketahanan bangsa.

Tia berharap momentum Hari Kartini tahun 2026 menjadi pengingat bahwa kemajuan Indonesia tidak bisa dilepaskan dari kontribusi perempuan. Ia optimistis, melalui kolaborasi yang kuat antara laki-laki dan perempuan, Indonesia dapat menuju masa depan yang lebih maju, adil, dan sejahtera.

“Semangat Kartini harus terus hidup, mendorong perempuan Indonesia untuk berani bermimpi, berkontribusi, dan mengambil peran kepemimpinan demi kemajuan bangsa,” pungkasnya.

 

 

Reporter : Yun.s

 

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *