Kabupaten Bandung, Qjabar – Camat Kutawaringin, Mamet Slamet, melakukan kegiatan monitoring terhadap tiga dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di wilayahnya, yakni di Desa Jelegong, Desa Pameuntasan, dan Desa Sukamulya. Monitoring ini dilakukan sebagai upaya memastikan kelancaran pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah berjalan.
Kegiatan tersebut mencakup berbagai aspek penting, mulai dari kebersihan dapur, standar pengolahan makanan, hingga ketepatan distribusi makanan ke sekolah-sekolah sebagai penerima manfaat. Camat Mamet turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi riil serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Dalam monitoring tersebut, Camat Mamet Slamet melakukan pengecekan langsung terhadap fasilitas dapur, termasuk standar sanitasi dan keamanan pangan. Ia menegaskan bahwa kebersihan lingkungan dapur menjadi faktor utama dalam menjaga kualitas makanan yang akan dikonsumsi para siswa.
Baca juga : Jelang HUT ke-385, Pemkab Bandung Matangkan Persiapan dan Genjot Program Rutilahu
Selain itu, proses pengolahan bahan makanan juga tidak luput dari perhatian. Camat Mamet memastikan bahwa setiap tahapan pengolahan dilakukan secara higienis serta memenuhi standar gizi yang telah ditentukan oleh Badan Gizi Nasional. Menu yang disajikan pun harus seimbang dan sesuai dengan kebutuhan nutrisi anak-anak, Jum’at 10 April 2026.
“Monitoring ini kami lakukan untuk memastikan bahwa seluruh proses, mulai dari pengolahan hingga distribusi, berjalan dengan baik dan sesuai standar. Kami ingin memastikan bahwa makanan yang diterima benar-benar sehat, bergizi, dan aman untuk dikonsumsi,” ujar Mamet Slamet.
Tak hanya itu, aspek distribusi juga menjadi fokus utama dalam kegiatan ini.
Camat Mamet memastikan bahwa makanan yang telah diproduksi dapat didistribusikan tepat waktu ke satuan pendidikan yang menjadi penerima manfaat. Ketepatan waktu dinilai penting agar makanan tetap dalam kondisi layak konsumsi saat diterima oleh siswa.
Menurutnya, monitoring ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah, khususnya pihak kecamatan, dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas gizi anak-anak serta mendukung proses belajar di sekolah.
“Ini adalah bentuk keseriusan kami di tingkat kecamatan dalam mendukung program pemerintah. Kami ingin memastikan bahwa manfaat dari program ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya para pelajar,” tambahnya.
Dengan adanya monitoring secara berkala, diharapkan pelaksanaan program SPPG di wilayah Kecamatan Kutawaringin dapat terus berjalan optimal, serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Reporter : Yun.s/ePul









