Emak-Emak Tasikmalaya Disulap Jadi Master Seserahan, Mukena dan Kain Sinjang Auto Berubah Jadi “Ayam dan Burung Merpati”

0
4
TASIKMALAYA, QJABAR – Daripada waktu luang habis dipakai buat scrolling medsos atau sekadar bergosip ria setelah urusan domestik beres, belasan emak-emak di Kota Tasikmalaya ini punya cara yang jauh lebih berfaedah sekaligus menghasilkan cuan. Mereka resmi “turun gunung” untuk berguru mengubah kain mukena dan sinjang menjadi replika satwa yang bernilai ekonomi tinggi.
Aksi anti-mainstream ini terwujud lewat jurus alokasi dana Pokok Pikiran (Pokir) Tahun 2026 milik Anggota DPRD Kota Tasikmalaya Fraksi PDI Perjuangan, Kepler Sianturi. Berkolaborasi dengan Disnaker Kota Tasikmalaya dan LPK Nova, proyek ini sukses mengumpulkan 16 emak-emak militan dari Dapil 1 (Cihideung, Tawang, dan Bungursari) untuk dilatih menjadi ahli sihir hantaran pernikahan.
Di tangan mereka, perlengkapan ibadah dan kain tradisional tidak lagi sekadar dilipat biasa. Lewat teknik tingkat tinggi, bahan-bahan tersebut disulap menjadi bentuk ayam yang anggun, bunga yang mekar, hingga burung merpati yang siap mempercantik kotak seserahan.
“Keterampilan ini bisa jadi bekal jangka panjang buat bantu dompet keluarga. Selain dipakai sendiri biar hemat pas punya hajatan, ilmu ini juga bisa ditularkan ke tetangga,” ujar Pembina LPK Nova, Tiktik Sumartika (66), sambil tersenyum melihat antusiasme para peserta.
Langkah ini pun memicu pujian dari Sekretaris Disnaker Kota Tasikmalaya, Arief Rahman Gumilar. Menurutnya, bisnis hantaran ini pasarnya tidak akan pernah mati. Selama masih ada orang yang menikah, khitanan, atau merayakan hari besar keagamaan, jasa emak-emak kreatif ini bakal terus diburu.
Kepler Sianturi sendiri mengakui bahwa program ini adalah taktik jitu untuk memicu kemandirian ekonomi dari dapur rumah, terutama di tengah kondisi anggaran daerah yang sedang ketat-ketatnya.
“Harapannya, ke depan mereka bisa mandiri. Gak perlu lagi bayar jasa dari luar kalau anak-cucu mau hajatan. Malah kalau bisa, mereka yang buka jasa pembuatan hantaran biar dapet penghasilan tambahan,” pungkas Kepler, yang berjanji akan terus mengawal anggaran pelatihan nyentrik ini di tahun-tahun depan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini