BerandaHukum & PolitikH. Dadang Suryana S.Ip,Di Reses Pertama Untuk Masa Sidang I Tampung Aspirasi...

H. Dadang Suryana S.Ip,Di Reses Pertama Untuk Masa Sidang I Tampung Aspirasi Warga Desa Rahayu Dan Cigondewah Hilir

Date:

Berita Terkini

Bupati Bandung Kunjungi Desa Cilame, Perkuat Sinergi Pembangunan dan Silaturahmi dengan Pemerintah Desa

Kabupaten Bandung, Qjabar – Pemerintah Desa Cilame, Kecamatan Kutawaringin,...

Kolaborasi Lintas Sektoral, Pemkab Bandung Susun Strategi Tangani Banjir, Sampah dan Kekeringan

KAB BANDUNG Qjabar - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menggelar...

Kolaborasi Pentaheliks, Pemkab Bandung Fokus Antisipasi Banjir, Sampah, dan Kemarau Panjang

KABUPATEN BANDUNG Qjabar — Pemerintah Kabupaten Bandung menggelar Rapat...

Kabupaten Bandung Pertahankan WTP, Raih Predikat Kesepuluh Berturut-turut

KABUPATEN BANDUNG Qjabar — Pemerintah Kabupaten Bandung kembali meraih...

Kabupaten Bandung Cetak Rekor WTP Satu Dekade Berturut-turut

Bandung Qjabar - Pemerintah Kabupaten Bandung mencatatkan capaian penting...
spot_imgspot_img

Kab.Bandung Qjabar – Anggota DPRD Kabupaten Bandung, H. Dadang Suryana S. Ip, (HDS), dari Fraksi PKS, daram reses masa sidang I tahun 2025, yang dilaksanakan di Gor Desa Rahayu, Kecamatan Margaasih (5/11/2025) sampaikan terimakasih pada yang hadir.

Untuk hari ini tidak semua yang diundang untuk reses hari ini, jadi bergilir, dan hari ini yang hadir ada sebagaian warga yang hadir dari wilayah Desa Rahayu dan wilayah Desa Cigondewah Hilir.

Dan untuk hari besok ada wilayah dari Desa Nanjung dan seterusnnya untuk bergilir. Kaitan dengan usulan yang memang disampaikan dan yang tertulis barusan, ada hal – hal yang memang urgen dan ada pula yang tidak urgen.

Dalam hal usulan tidak jauh berbeda dengan sevelumnya, dan yang lebih menonjol terkait insfratruktur dan kesehatan, dimana banyak usulan diluar forum ini keberadaan BPJS, dimana banyak hal – hal dan informasi kaitannya dengan BPJS terkait masalah tunggakan.

Padahal dilapangan tidak seperti itu, dalam hal ini kami berharap pada pemerintah ada suatu kejelasan terkait dengan BPJS ini, karena banyak masyarakat yang memang tidak bisa menggunakan BPJS tersebut karena ada hal – hal tertentu, seperti halnya di insfratruktur, mereka saling lempar tanggung jawab baik itu antara di Dinas PUTR, Disperkimtan, BBWS, dan ini harus ada kejelasan karena ini sangat penting (urgen), kaitan dengan kirmir.

H. Dadang juga menjelaskan, kita juga memang ada permasalahan/kelemahan dari masyarakat itu sendiri, contohnya BBWS dikejar, akhirnya BBWS menyampaikan bahwa itu tidak bisa kami laksabakan atau perbaikan, karena tidak ada sepadan sungai, dan itu menjadi kelemahan bagi masyarakat, jadi pas membangun itu memang sangat rapat dengan kirmir yang memang dibangun oleh BBWS, dimana ini kirmir dan ini pembangunan rumah, jadi jika terjadi kirmirnya longsor tentunya juga rumahnya juga akan longsor, seperti halnya yang terjadi di Rw08 dimana sangat menghawatirkan sekali.

 

 

 

Reporter : Yun.s

 

 

 

 

Q Jabar

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini