BerandaRagam BeritaH. Didin Dino Kades Banyusari Sambut Baik Peringatan Maulid Nabi dan Pembukaan...

H. Didin Dino Kades Banyusari Sambut Baik Peringatan Maulid Nabi dan Pembukaan Ponpes Roudlotul Ulum 3

Date:

Berita Terkini

Lindungi Anak dari Dampak Pornografi, KDS Dukung Raperda Prakarsa DPRD

Kabupaten Bandung Qjabar - Bupati Bandung Dadang Supriatna menyatakan...

24.200 Hektare Sawah Kabupaten Bandung Dibidik Jadi LP2B, KDS Siapkan Reward

Kab.Bandung Qjabar - Bupati Bandung Dadang Supriatna menyiapkan skema...

KDS Percepat Sertifikasi 10.000 Tanah Wakaf dan Sarana Keagamaan di Kabupaten Bandung

KABUPATEN BANDUNG Qjabar – Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menegaskan...

Pelantikan BPD dan Kades Jelegong, KDS Tekankan Pentingnya Kemitraan yang Harmonis

KABUPATEN BANDUNG Qjabar – Bupati Bandung Dadang Supriatna atau...
spot_imgspot_img

KABUPATEN BANDUNG, Qjabar– Kepala Desa Banyusari H.Didin Dino turut memberikan sambutan dalam kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus pembukaan Pondok Pesantren (Ponpes) Roudlotul Ulum 3 yang berlokasi di Kampung Rancakembang RT 02/RW 02, Desa Banyusari, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung.

Kegiatan keagamaan tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat Desa Banyusari, khususnya warga Kampung Rancakembang, untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Banyusari H.Didin Dino menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan pembukaan Ponpes Roudlotul Ulum 3. Menurutnya, kehadiran pondok pesantren di lingkungan masyarakat merupakan sesuatu yang sangat positif, terutama dalam mendukung pendidikan keagamaan dan pembentukan karakter generasi muda.

Ia berharap keberadaan Ponpes Roudlotul Ulum 3 dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, tidak hanya dalam bidang pendidikan agama, tetapi juga dalam membangun akhlak dan moral anak-anak serta generasi muda di Desa Banyusari.

“Dengan dibukanya Pondok Pesantren Roudlotul Ulum 3 ini, mudah-mudahan dapat menjadi tempat untuk mencetak generasi yang memiliki ilmu agama, berakhlakul karimah, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” demikian inti pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut.

Kepala Desa Banyusari juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memberikan dukungan terhadap keberadaan dan perkembangan pondok pesantren. Menurutnya, pembangunan pendidikan keagamaan tidak dapat hanya dilakukan oleh pengelola pesantren, tetapi membutuhkan dukungan dari pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, orang tua, pemuda dan seluruh elemen masyarakat.

Baca juga : KDS Ajak Anak-anak Kabupaten Bandung Mulai Menabung dari Uang Saku

Selain itu, momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan. Lebih dari itu, masyarakat diajak untuk mengambil hikmah dari perjalanan hidup Rasulullah SAW serta menjadikan sifat dan keteladanan beliau sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Nilai-nilai seperti kejujuran, kepedulian, kesabaran, persaudaraan, kasih sayang dan sikap saling menghormati dinilai sangat penting untuk terus ditanamkan di tengah masyarakat, terutama kepada generasi muda.

“Peringatan Maulid Nabi hendaknya menjadi momentum bagi kita semua untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Apa yang beliau ajarkan harus dapat kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga maupun di lingkungan masyarakat,” menjadi pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Banyusari juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, pengasuh dan pengelola Ponpes Roudlotul Ulum 3, para ulama, tokoh masyarakat, pemuda serta seluruh warga yang telah ikut mendukung terselenggaranya kegiatan.

Ia berharap kegiatan keagamaan seperti Maulid Nabi dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menjaga kebersamaan masyarakat Desa Banyusari.

Sementara itu, pembukaan Ponpes Roudlotul Ulum 3 diharapkan menjadi awal yang baik bagi perkembangan pendidikan keagamaan di wilayah Desa Banyusari. Dengan hadirnya lembaga pendidikan pesantren, masyarakat memiliki wadah untuk membekali generasi penerus dengan ilmu agama sekaligus pendidikan karakter.

Kepala Desa Banyusari Didin Dino menegaskan bahwa pemerintah desa pada prinsipnya menyambut baik setiap kegiatan positif yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia juga berharap Ponpes Roudlotul Ulum 3 dapat terus berkembang dan menjadi salah satu pusat pendidikan Islam yang mampu melahirkan generasi penerus yang berilmu, beriman, berakhlak dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.

“Semoga Pondok Pesantren Roudlotul Ulum 3 dapat terus berkembang, mendapatkan keberkahan dan menjadi tempat pendidikan yang memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Banyusari dan sekitarnya,” harapnya.

Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan pembukaan Ponpes Roudlotul Ulum 3 tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan religius. Kehadiran masyarakat menjadi bukti tingginya antusiasme warga dalam mendukung kegiatan keagamaan sekaligus keberadaan lembaga pendidikan Islam di wilayah Desa Banyusari.

Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, diharapkan semangat memperkuat pendidikan agama, menjaga persatuan serta membangun generasi muda yang berkarakter dan berakhlakul karimah dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.

 

Reporter : Yun.s

Q Jabar

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini