BerandaDaerahMilad ke-49 BKPRMI, 39 Ketua DPK Se-Kabupaten Tasikmalaya Resmi Dilantik

Milad ke-49 BKPRMI, 39 Ketua DPK Se-Kabupaten Tasikmalaya Resmi Dilantik

Date:

Berita Terkini

BMH Hadirkan Berkah Maulid Nabi melalui Santunan Anak Yatim dan Al-Qur’an

Cirebon Qjabar — Baitul Maal Hidayatullah (BMH) kembali menghadirkan...

KDS Ingatkan Kades Jangan “Solid” dalam Ketidakbenaran

KABUPATEN BANDUNG Qjabat – Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau...

Suasana Penuh Duka, Camat Kutawaringin Beserta Jajaran Takziah ke Rumah Duka Ibunda Kepala Desa Padasuka

KABUPATEN BANDUNG, Qjabar – Suasana penuh duka menyelimuti kediaman...

Keluarga Besar Pemdes Padasuka Berduka, Ibunda Kepala Desa H. Dedi Supriadi Berpulang

Kabupaten Bandung Qjabat – Kabar duka menyelimuti keluarga besar...

Beras Disalurkan, Warga Gajahmekar Sumringah! Pemdes Bantu Ringankan Beban Kebutuhan Pangan

KABUPATEN BANDUNG, Qjabar – Pemerintah Desa (Pemdes) Gajahmekar, Kecamatan...
spot_imgspot_img

Kabupaten Tasikmalaya, QJabar – Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) memperingati Milad ke-49 dengan berbagai rangkaian kegiatan yang tidak hanya menjadi momentum refleksi organisasi, tetapi juga memperkuat ukhuwah serta sinergi dengan pemerintah.

Peringatan Milad ke-49 tersebut digelar di Gedung MUI Desa Cipakat, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (3/9/2026).

Dalam momentum tersebut, BKPRMI menegaskan komitmennya untuk tetap patuh terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. BKPRMI diketahui lahir pada 3 September 1977.

“Alhamdulillah, di Milad BKPRMI yang ke-49 ini kami selalu patuh terhadap AD/ART. Karena BKPRMI lahir pada 3 September 1977,” ujar Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Tasikmalaya H. Apipudin, S.Pd.I,.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung rangkaian kegiatan Milad BKPRMI, termasuk unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bupati Tasikmalaya, pemerintah daerah, serta rekan-rekan media.

Menurutnya, keberadaan BKPRMI diarahkan untuk memperkokoh ukhuwah sekaligus memperkuat struktur organisasi dan sinergi dengan pemerintah, mulai dari tingkat pusat hingga tingkat desa.

“Intinya BKPRMI ini untuk memperkokoh ukhuwah dan memperkokoh struktur dengan pemerintah. Kami berupaya istiqamah dalam organisasi dan terus bersinergi dengan pemerintah,” katanya.

Pelantikan Pengurus di 39 Kecamatan

Salah satu rangkaian utama Milad ke-49 adalah pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) BKPRMI di 39 kecamatan se-Kabupaten Tasikmalaya.

Selanjutnya, pengurus DPK akan melaksanakan pelantikan kepengurusan BKPRMI di tingkat desa yang mencakup 351 desa di Kabupaten Tasikmalaya.

Selain konsolidasi organisasi, BKPRMI juga menyiapkan berbagai kegiatan perlombaan dan kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat.

Rangkaian kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai Jumat, 4 September hingga 21 Desember 2026, bekerja sama dengan kegiatan Pekan Raya yang dipusatkan di kawasan helipad Cipasung Singaparna.

Berbagai perlombaan yang disiapkan antara lain pemulasaraan jenazah, Pildacil (Penceramah Dai Cilik), lomba mewarnai, serta sejumlah kegiatan lainnya.

“Untuk pemulasaraan jenazah, ini kami adakan sebagai bagian dari pembelajaran dan agar ilmu yang diperoleh bisa langsung direalisasikan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan kebanggaan atas prestasi BKPRMI Kabupaten Tasikmalaya dalam kegiatan tingkat provinsi. Kabupaten Tasikmalaya berhasil meraih predikat juara umum pada kegiatan yang sebelumnya dilaksanakan di Kabupaten Garut.

“Alhamdulillah, Kabupaten Tasikmalaya meraih juara umum. Mudah-mudahan dengan doa dan dukungan semuanya, prestasi ini bisa membawa manfaat dan keberkahan,” katanya.

Perkuat Pendidikan dan Akhlakul Karimah

Menurutnya, berbagai kegiatan BKPRMI merupakan bagian dari strategi organisasi dalam menanamkan akhlakul karimah kepada generasi muda sekaligus memperkuat pendidikan keagamaan di tengah masyarakat.

BKPRMI menilai pendidikan karakter dan keagamaan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, lembaga pendidikan, serta seluruh elemen masyarakat.

“Strategi kami salah satunya adalah menanamkan akhlakul karimah dan memperkuat pendidikan. Ini saling menunjang dan tidak bisa cukup diselesaikan oleh pemerintah saja, khususnya dalam mengayomi dan melayani pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya,” tuturnya.

Apresiasi Insentif bagi Ustaz dan Ustazah

Lebih lanjut, BKPRMI mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terhadap para ustaz dan ustazah melalui pemberian insentif.

Ia menyebut insentif sebesar Rp300 ribu per tahun telah diterima oleh para ustaz dan ustazah.

“Alhamdulillah melalui insentif, sudah kami terima oleh semuanya para ustaz dan ustazah, nominalnya Rp300 ribu per tahun. Mudah-mudahan ada kesinambungan,” katanya.

BKPRMI berharap dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan dan keberlangsungan organisasi dapat terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan di masa mendatang.

“Khususnya BKPRMI, kami berharap ke depan dukungan ini bisa bertambah dan tentunya membawa keberkahan bagi semuanya,” pungkasnya. (mdr)

Q Jabar

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini