Tasikmalaya Qjabar – GOR Sukapura Dadaha bergemuruh. Bukan oleh konser, tapi oleh 750 pelajar yang turun gelanggang dalam Kejuaraan Silat Perisai Diri “Walikota Cup 2025” antar pelajar se-Kota Tasikmalaya.
Ajang bergengsi yang digelar oleh Keluarga Silat Nasional Indonesia (KSNI) Perisai Diri Cabang Kota Tasikmalaya ini resmi dibuka pada Jumat, 19 Desember 2025, dan berlangsung hingga 21 Desember 2025, diikuti pelajar dari SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA.
Bukan sekadar kompetisi, Walikota Cup 2025 menjadi etalase pembinaan atlet muda dan simbol bahwa pencak silat masih hidup, diminati, dan berkembang di kalangan generasi muda Tasikmalaya.
Baca juga:64 Klub dari Tasikmalaya dan Garut Siap Berlaga di Kejuaraan Bola Voli Jabar
Dengan mengusung tema:
“Mempererat Tali Silaturahmi, Bermental Berani, dalam Berbudaya dan Berprestasi,”kejuaraan ini menyatukan semangat juang, sportivitas, dan kebanggaan budaya dalam satu arena.
Ketua Pelaksana, Riki Septian, menegaskan bahwa tingginya jumlah peserta membuktikan silat Perisai Diri bukan sekadar warisan, tetapi masa depan olahraga prestasi.
“Ini bukan hanya soal menang atau kalah. Ini tentang membangun mental, karakter, dan identitas generasi muda Tasikmalaya melalui silat,” tegasnya.
Walikota Cup 2025 pun digadang-gadang menjadi tonggak penting kebangkitan silat pelajar di Kota Tasikmalaya dan diharapkan melahirkan atlet yang siap bersaing di level provinsi hingga nasional. (Andri)









