BerandaBirokrasiBandung Bedas Creative Fashion Showcase, Emma Dety: Ruang Ekspresi Kreativitas serta Promosi...

Bandung Bedas Creative Fashion Showcase, Emma Dety: Ruang Ekspresi Kreativitas serta Promosi Produk Fashion

Date:

Berita Terkini

KDS Minta KORMI Hadirkan Program Olahraga yang Dekat dengan Masyarakat

KABUPATEN BANDUNG Qjabar – Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang...

Atasi Banjir, Pemkab Bandung Siapkan Lahan Relokasi Bojongsoang

KABUPATEN BANDUNG Qjabar – Pemerintah Kabupaten Bandung terus bergerak...

Puskesmas Cigalontang Dukung Pendidikan Lewat Program PKL

Kabupaten Tasikmalaya, QJabar – UPTD Puskesmas DTP Cigalontang kembali...

KDS Minta Penguatan Peran Desa dalam Keamanan Lingkungan dan Mitigasi Bencana

KABUPATEN BANDUNG Qjabar - Bupati Bandung, Dadang Supriatna (KDS)...

Jenguk Yunita di RSHS, KDS Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepekaan Sosial

BANDUNG Qjabar - Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menjenguk...
spot_imgspot_img

KAB. BANDUNG Qjabar – Ketua Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety Permanawati mengatakan Bandung Bedas Creative Fashion Showcase 2025 merupakan ruang ekspresi kreativitas, etalase karya anak daerah, serta media promosi strategis bagi produk fashion lokal Kabupaten Bandung.

Hal ini dikatakan Emma Dety pada sambutannya di acara Bandung Bedas Creative Fashion Showcase 2025 di Dome Bale Rame Soreang, Senin (22/12/2025). Pada kesempatan itu hadir Bupati Bandung Dadang Supriatna, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb beserta istri, Margin Winaya Hermawan atau yang akrab dipanggil Margin Wieheerm.

“Di sinilah ide, budaya dan inovasi berpadu, mengabdikan karya busana yang estetik dan memiliki nilai ekonomi serta identitas daerah,” ujarnya.

Kegiatan tersebut dengan tema “Menjahit identitas, mengaplikasikan masa depan”.

Baca juga : Ketua KNPI Kab.Bandung : Dengan Dialog Pemuda Dan Legislator Lahirkan Generasi Handal

Emma Dety berkeinginan bahwa fashion Kabupaten Bandung berakar kuat pada kearifan lokal, namun tetap adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman.

“Melalui sentuhan kreativitas, warisan budaya dapat terus hidup dan berkembang, sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Emma Dety mengutarakan Kabupaten Bandung memiliki kekayaan Wastra yang menjadi ciri khas dan identitas daerah, di antaranya motif batik kina dan sarung tenun Majalaya.

“Motif batik kina lahir dari sejarah dan kekayaan alam Kabupaten Bandung, mencerminkan nilai ketangguhan, keuletan, serta filosofi kehidupan masyarakatnya,” sebutnya.

Lebih lanjut Emma Dety mengatakan, sarung tenun Majalaya merupakan warisan kriya tekstil yang telah dikenal luas, menjadi simbol keterampilan, ketekunan, dan kebanggaan industri tenun Kabupaten Bandung yang diwariskan lintas generasi.

“Melalui ajang Bandung Bedas Creative Fashion Showcase 2025 ini, Dekranasda mendorong agar identitas lokal daerah ini terus dikembangkan melalui sentuhan desain yang inovatif, modern, dan relevan dengan selera pasar masa kini, tanpa meninggalkan nilai budaya dan keasliannya,” tuturnya.

Baca juga : KDM Rangkul Dadang Naser dan Kang DS untuk Bandung yang Lebih Baik

Dengan demikian, kata Emma Dety, Wastra khas Kabupaten Bandung mampu tampil adaptif, diminati generasi muda serta bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Emma Dety menyampaikan apreasiasi kepada para desainer, peraga, perajin, dan pelaku UMKM fashion yang telah menghadirkan karya terbaiknya.

“Kami berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan, pendampingan, serta membuka akses promosi dan pemasaran guna mendorong UMKM fashion lokal agar naik kelas dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ketua Dekranasda mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Bandung atas dukungan dan motivasinya dalam memajukan sektor ekonomi kreatif Kabupaten Bandung.

“Semoga Bandung Bedas Creative Fashion Showcase 2025 ini menjadi inspirasi, penggerak semangat, dan langkah nyata dalam mengangkat identitas serta daya saing busana Kabupaten Bandung,” katanya.

 

Reporter : Yun.s

 

 

Q Jabar

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini