Home / Hukum & Politik / Anggota DPRD Agus Setiawan, SH Soroti Pemangkasan Anggaran di Musrenbang Kutawaringin

Anggota DPRD Agus Setiawan, SH Soroti Pemangkasan Anggaran di Musrenbang Kutawaringin

Kutawaringin, Qjabar — Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Kutawaringin memasuki hari ketiga. Pada kesempatan ini, perwakilan Anggota DPRD Kabupaten Bandung Dapil 1 turut hadir untuk mengikuti rangkaian kegiatan dan menyerap aspirasi masyarakat.

Dalam sambutannya, anggota DPRD kabupaten Bandung Agus Setiawan dari Fraksi PKS menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Alhamdulillah, hari ini hari Rabu 11 Februari 2025, kita dapat hadir di Musrenbang tingkat kecamatan.

Dikatakan Anggota DPRD kabupaten Bandung H. Agus Setiawan Walaupun hari ini ada dua kegiatan yang bersamaan, yaitu Musrenbang di Kecamatan Kutawaringin dan Pasirjambu, namun anggota dewan telah dibagi untuk memastikan seluruh kecamatan tetap terwakili,” ujarnya.

Salah satu isu utama yang disoroti adalah penurunan anggaran yang cukup signifikan akibat kebijakan dari pemerintah pusat, khususnya terkait BAK (Bantuan Alokasi Khusus). Camat Kutawaringin sebelumnya menegaskan bahwa anggaran yang biasanya berada di kisaran Rp7 miliar kini hanya sekitar Rp3,1 miliar, jumlah yang harus dibagi untuk 11 desa beserta ratusan RT dan RW.

Baca juga : Jasa Konstruksi Siap Dukung Pembangunan di Kab. Bandung Lebih Bedas Lagi

“Kebayang, dari Rp7 miliar menjadi Rp3,1 miliar. Tentu dampaknya sangat terasa. Tetapi walaupun anggarannya turun hampir 50 persen, kita tetap berharap pelayanan tidak ikut menurun,” jelas anggota dewan tersebut.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa efektivitas perencanaan tetap bergantung pada proses negosiasi dan penentuan prioritas antara desa dan kecamatan.

Hal ini sejalan dengan arahan ketua tim Musrenbang Kabupaten Bandung, Marwan, yang menyebutkan bahwa hanya program-program prioritas dari 17 OPD yang akan diutamakan pada tahun ini.

“Dengan kondisi anggaran yang terbatas, tentu tidak semua desa akan mendapat alokasi yang sama. Yang penting adalah kebutuhan prioritas masyarakat tetap terakomodasi,” tambahnya.

Baca juga : Sambut Ramadhan LAZNAS BMH Jabar Hadirkan dan Resmikan Sumur Bor titik ke 16

Anggota DPRD menegaskan bahwa fungsi pengawasan akan terus diperkuat untuk memastikan pembangunan tetap berjalan dan tidak mengurangi kualitas pelayanan publik. Ia juga memahami rasa jenuh masyarakat ketika usulan yang diajukan bertahun-tahun belum terealisasi, terlebih dengan pemangkasan anggaran yang cukup besar.

Meski demikian, optimisme tetap disampaikan. “Mudah-mudahan anggaran yang minim ini bisa dimaksimalkan untuk infrastruktur dan pembangunan yang benar-benar mendesak.

Agus juga menyampaikan bahwa apabila pelaksanaan di lapangan berjalan baik dan sesuai ketentuan pusat, akan ada kemungkinan penambahan anggaran,Ini menjadi angin segar bagi kita semua,” ujarnya.

Ia menutup dengan harapan bahwa kondisi ekonomi nasional dapat terus membaik sehingga di tingkat kabupaten pun ruang fiskal dan kemampuan pembiayaan pembangunan dapat meningkat. “Semoga ke depan pembangunan di Kutawaringin dan Kabupaten Bandung semakin baik dan lebih merata,” katanya.

 

Reporter : Yun.s

 

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *