Tasikmalaya 26/04/2026 — Memasuki usia ke-15, PT Bank Galunggung Perseroda menegaskan posisinya sebagai salah satu BUMD paling solid di Kabupaten Tasikmalaya. Tak hanya mencatat pertumbuhan kinerja keuangan, bank daerah ini juga konsisten meraih penghargaan di tingkat nasional.
Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, secara tegas menyebut Bank Galunggung sebagai BUMD terbaik, baik dari sisi manajemen, tata kelola, hingga kualitas sumber daya manusia.
“Terbaik. Dari manajemen, tata kelola, hingga SDM-nya, semuanya berkontribusi besar terhadap PAD. Ini sangat mantap,” tegasnya.
Ia menekankan, peran BUMD tidak semata diukur dari besaran Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga dari kontribusinya dalam menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya melalui dukungan terhadap UMKM.
“Semakin banyak UMKM yang mendapatkan akses permodalan dan pembinaan, maka semakin kuat pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Galunggung, Dedeh Misriati, memaparkan capaian kinerja sepanjang tahun 2025 yang menunjukkan tren positif di seluruh indikator utama.
Aset perusahaan tercatat mencapai Rp418,3 miliar atau tumbuh Rp18,8 miliar (4,73 persen) secara tahunan (year on year). Realisasi tersebut bahkan melampaui target dengan capaian 102,23 persen.
Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit mencapai Rp302,6 miliar, meningkat 10,36 persen. Sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) menembus Rp320,5 miliar, tumbuh 5,77 persen, dengan rincian tabungan Rp186,8 miliar dan deposito Rp133,7 miliar yang naik 10,98 persen.
Kinerja positif juga tercermin dari laba sebelum pajak sebesar Rp9,7 miliar atau tumbuh 6,94 persen. Adapun kontribusi dividen kepada Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya sebagai PAD mencapai Rp4,08 miliar, meningkat 5,94 persen.
“Alhamdulillah seluruh target 2025 tercapai, bahkan beberapa indikator pertumbuhannya melampaui rata-rata nasional,” ungkap Dedeh.
Tak hanya unggul dari sisi kinerja keuangan, Bank Galunggung juga mencatat prestasi gemilang di tingkat nasional. Pada awal 2026, bank ini meraih penghargaan Top BUMD Bintang Lima atas kinerja keuangan 2025 serta inovasi dalam pembangunan berkelanjutan.
Selain itu, penghargaan Best Regional Champion juga berhasil diraih selama lima tahun berturut-turut dari The S&P.
Dalam menjaga loyalitas nasabah, Bank Galunggung secara konsisten menggelar program undian tabungan Sigma. Dari 15 tahun perjalanan, sebanyak 14 kali hadiah utama berupa mobil telah diberikan kepada nasabah.
“Sejak tahun kedua kami konsisten memberikan mobil sebagai bentuk apresiasi kepada nasabah,” jelasnya.
Hingga Desember 2025, tabungan Sigma tercatat memiliki 10.592 nasabah dengan nilai simpanan Rp157,4 miliar. Produk ini berkontribusi 49,12 persen terhadap total DPK dan 76,62 persen terhadap total aset.
Di tengah tantangan ekonomi global dan perkembangan teknologi, Bank Galunggung menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan memperkuat tata kelola perusahaan.
“Kami terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan menyelaraskan program kerja dengan RPJMD, termasuk fokus pada penguatan UMKM agar naik kelas,” ujarnya.
Hingga saat ini, dari total 351 desa di Kabupaten Tasikmalaya, sebanyak 332 desa telah menjalin kerja sama dengan Bank Galunggung.
Meski terus mendorong pertumbuhan bisnis yang progresif, pihaknya tetap menekankan pentingnya prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan.
“Sekitar 76 persen dana kami berasal dari masyarakat. Ini adalah bisnis kepercayaan sekaligus berisiko tinggi, sehingga harus benar-benar dijaga,” tegas Dedeh.
Mengusung semangat “Nanjeur Unggul”, Bank Galunggung optimistis dapat terus tumbuh kuat, berprestasi, serta menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus kebanggaan masyarakat Tasikmalaya.
Reporter; A RA










