Benteng Tertutup SMAN 5 Tasikmalaya: Dokumen BOS Jadi Misteri, Upaya Konfirmasi Media Berujung Penolakan

KOTA TASIK – Kabut ketertutupan menyelimuti pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMAN 5 Kota Tasikmalaya. Alih-alih menjalankan amanat Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik, pihak sekolah justru menunjukkan sikap resisten saat dikonfirmasi terkait aliran dana pendidikan tahun anggaran 2024 hingga 2026.Rabu (29/04/2026)

Suasana di sekolah tersebut mendadak tegang ketika tim investigasi media mendatangi lokasi. Niat baik untuk melakukan klarifikasi melalui surat resmi nomor 001/Artha/PWDK/1/2026 justru berujung pada penolakan administratif.

Kurang lebih sekitar pukul 12:30 WIB, upaya administratif media untuk meminta tanda terima surat pun menemui jalan buntu. Pihak sekolah, melalui Wakil Kepala Sekolah berinisial R dan Guru Kesiswaan berinisial M, menolak membubuhkan tanda tangan sebagai bukti penerimaan surat.

Dalam keterangannya, pihak sekolah berdalih bahwa seluruh data penggunaan dana BOS sudah bersifat transparan dan dapat diakses melalui portal resmi Kemendikbud.

“Kalau bapak ingin tahu tentang pengeluaran BOS itu, itu sudah transparan sebetulnya tinggal buka di portal kemendikbud tentang pencairan BOS. Karena sekolah itu kalau misalnya cair BOS berarti sudah melaporkan yang sebelumnya baru cair,” ujar pihak sekolah kepada awak media.

Bahkan, pihak sekolah sempat menyinggung adanya pertemuan dengan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) terkait hal-hal tertentu, meski tidak merinci kaitan pertemuan tersebut dengan substansi transparansi yang dipertanyakan media.

Menanggapi pernyataan sekolah, Ketua Lembaga Transparansi Publik Institute (TPI), Fikri Zulfikar, menegaskan bahwa pelaporan di portal internal pemerintah berbeda dengan kewajiban pengumuman publik.

“Jika sekolah bersih, mengapa harus risih? Portal Kemendikbud adalah sistem pelaporan administratif antara sekolah dan negara. Sedangkan UU KIP mewajibkan informasi tersebut bisa diakses langsung secara detail oleh masyarakat dan orang tua murid di lapangan. Penolakan tanda terima surat adalah sinyal buruk bagi akuntabilitas, tegas Fikri.

Berdasarkan Permendikbudristek No. 63 Tahun 2023, sekolah wajib memajang laporan penggunaan dana di papan pengumuman sekolah. Dengan besaran dana mencapai Rp1.700.000 per siswa, publik kini bertanya-tanya: Apakah realisasi di lapangan selaras dengan apa yang dilaporkan di portal?

Kasus ini kini menjadi sorotan. Jika terbukti membatasi akses informasi publik, SMAN 5 Kota Tasikmalaya terancam sanksi administratif hingga sanksi pidana sesuai Pasal 52 UU No. 14 Tahun 2008.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Jawa Barat didesak untuk segera memanggil pihak sekolah guna mendapatkan klarifikasi terbuka. Masyarakat menanti jawaban nyata: Ke mana perginya setiap rupiah dana BOS yang seharusnya menunjang fasilitas pendidikan anak-anak mereka?

Hingga berita ini dipublikasikan, redaksi tetap membuka ruang hak jawab lebih lanjut bagi pihak sekolah guna menjaga keberimbangan informasi.

Reporter; A RA

Nasional

Kenang Jasa Ulama, Ribuan Santri Tasikmalaya Bawa Foto Pendiri Pesantren saat Kirab HSN

Kab. Tasikmalaya, QJabar — Ribuan santri dari berbagai pondok...

HUT ke-62 Golkar, DPD Kota Tasikmalaya Gelar Upacara Penghormatan di TMP

Kota Tasikmalaya Qjabar – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan...

Wamendagri Bima Arya: KDKMP Bukan Toko Ritel, Melainkan Infrastruktur Pemerintah untuk Penyaluran Barang Subsidi

Kabupaten Bandung Qjabar - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri)...

Mendagri Minta Pemda Perkuat Peran Diskominfo dalam Komunikasi Strategis dan Efektivitas Kebijakan Publik

Jakarta Qjabar – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito...

Karang Taruna Kabupaten Bandung Bahas Permensos Nomor 9 Tahun 2025 dan Refleksi 66 Tahun

Kabupaten Bandung Qjabar – Karang Taruna Kabupaten Bandung menggelar...

Ragam Berita

Dukung Digitalisasi Pesantren, BI Pusat Hibahkan Komputer untuk SD Lukmanul Hakim Binaan BMH Cirebon

CIREBON Qjabar – Komitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan...

Kepala Desa Kopo Entang Suryana Ajak Warga Peduli Lingkungan, Beri Contoh dengan Aksi Nyata

Kabupaten Bandung Qjabar - Kepala Desa Kopo, Kecamatan Kutawaringin,...

Musim Hujan Mengancam, Kapolsek Katapang Siagakan TNI-Polri dan Forkopimcam Antisipasi Banjir

KATAPANG, Qjabar – Menghadapi meningkatnya curah hujan yang mulai...

Bersama Pesantren, BMH Jabar Resmikan Penanaman Bibit Alpukat di Soreang

Kabupaten Bandung Qjabar – Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Perwakilan...

DPC Grib Jaya Purwakarta, Menyambut Sumpah Pemuda Dengan menggelar Khitanan Masal

Purwakarta Qjabar - Khitanan masal yang diselenggarakan DPC Gerakan...

Berita Terbaru

Popular Categories

Birokrasi