Kabupaten Bandung, Qjabar – Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Dr. H. Cucun Ahmad Syamsurijal, M.A.P., menggelar kegiatan reses yang dirangkaikan dengan pasar murah bersama Kang Cucun di Kampung Carik Kebon Kalapa RT 04 RW 06, Desa Sukamenak, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Rabu (6/5/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan disambut antusias oleh masyarakat yang sejak pagi memadati lokasi acara. Selain menjadi ajang silaturahmi antara wakil rakyat dan masyarakat, kegiatan tersebut juga bertujuan membantu warga memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau di tengah kondisi ekonomi dan harga pangan yang terus mengalami kenaikan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua DPR RI H. Cucun Ahmad Syamsurijal, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PKB Hj. Humaira Zahrotun Noor, S.IP., Anggota DPRD Kabupaten Bandung H. Krisna Alamsah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bandung, Camat Margahayu, Kepala Desa Sukamenak Taopik, para kader partai, simpatisan, serta ratusan masyarakat dari berbagai wilayah di Kecamatan Margahayu.
Dalam sambutannya, H. Cucun Ahmad Syamsurijal menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Sukamenak yang dinilai berhasil memanfaatkan aset desa menjadi kawasan yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Baca juga : Dispenda Kabupaten Bandung Dorong Budaya Taat Pajak Lewat Pemilihan Duta Pajak 2026
Menurutnya, lahan carik desa yang sebelumnya kurang produktif kini berhasil dikembangkan menjadi berbagai fasilitas yang mendukung kegiatan ekonomi masyarakat seperti kantin Teras Carik, lapangan soccer, TPS 3R, hingga koperasi Desa Merah Putih.
“Yang tadinya tanah milik desa ini tidak produktif, sekarang bisa menjadi kawasan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Ini langkah luar biasa yang dilakukan Kepala Desa Sukamenak,” ujar Cucun di hadapan masyarakat.
Ia mengatakan, keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa dana desa dan anggaran pemerintah dapat memberikan manfaat besar apabila dikelola dengan baik dan tepat sasaran.
“Ini bagian bagaimana APBN dan dana desa benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat. Kepala desa mampu mengelola sehingga pembangunan di desa bisa berjalan lebih cepat,” katanya.
Cucun juga menyinggung kondisi ekonomi nasional yang saat ini sedang menghadapi tantangan akibat meningkatnya inflasi dan naiknya harga kebutuhan pokok. Ia meminta Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) agar lebih aktif turun ke lapangan untuk memantau kondisi harga pangan.
Menurutnya, pemerintah tidak boleh hanya melakukan pengawasan dari balik meja, melainkan harus hadir langsung melihat kondisi masyarakat.
“Saya minta pemerintah jangan tinggal diam. Harus terus turun mengecek harga-harga pangan. Kalau memang harus ada intervensi, segera lakukan operasi pangan agar masyarakat tidak semakin terbebani,” tegasnya.
Melalui kegiatan pasar murah tersebut, Cucun berharap masyarakat dapat sedikit terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dalam pasar murah itu, berbagai bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, dan kebutuhan lainnya dijual dengan harga subsidi sehingga lebih murah dibanding harga pasaran.
Ia menjelaskan bahwa program pasar murah tersebut merupakan bagian dari gerakan sosial Rumah Aspirasi Kang Cucun yang rutin dilaksanakan di berbagai desa sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
“Gerakan pasar murah ini bagian dari upaya kami untuk terus menyapa masyarakat. Kami ingin warga bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah karena ada subsidi dari kami,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sukamenak Taopik menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan H. Cucun Ahmad Syamsurijal terhadap pembangunan dan kegiatan sosial di wilayahnya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah desa dan para wakil rakyat dapat terus terjalin demi mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Sukamenak.
Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi selama kegiatan berlangsung. Warga rela mengantre untuk mendapatkan paket kebutuhan pokok murah yang disediakan panitia. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah di tengah harga kebutuhan yang terus meningkat.
Kegiatan reses dan pasar murah tersebut pun berlangsung tertib, aman, dan penuh keakraban antara masyarakat dengan para pejabat dan tokoh yang hadir.
Reporter : Yun.s




