Kab.Bandung Qjabar – Legislator DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi NasDem, Hj. Aas Aisyah, menghadiri kegiatan yang diselenggarakan Puskesmas Katapang di Aula Kecamatan Katapang, Kamis (20/8/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimcam Katapang serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Aas Aisyah menyampaikan bahwa kesehatan merupakan salah satu hal yang sangat fundamental dalam kehidupan masyarakat. Menurutnya, ketika berbicara mengenai kesehatan masyarakat, maka sesungguhnya yang dibicarakan bukan hanya persoalan pelayanan kesehatan saat ini, tetapi juga menyangkut masa depan Kabupaten Bandung.
“Masyarakat yang sehat merupakan fondasi bagi terciptanya pendidikan yang baik, ekonomi yang produktif, keluarga yang kuat, serta pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ujar Hj. Aas.
Ia menegaskan, kesehatan tidak boleh dipandang hanya sebagai urusan ketika seseorang mengalami sakit dan membutuhkan pengobatan. Lebih dari itu, kesehatan harus ditempatkan sebagai investasi penting dalam pembangunan manusia. Dengan masyarakat yang sehat, berbagai aktivitas sosial dan ekonomi dapat berjalan lebih baik sehingga turut mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Hj. Aas, dalam sistem pelayanan kesehatan, Puskesmas memiliki posisi yang sangat strategis karena menjadi salah satu pintu gerbang utama pelayanan kesehatan yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat.
“Puskesmas bukan hanya tempat masyarakat datang untuk berobat. Puskesmas merupakan tempat di mana upaya pencegahan penyakit, peningkatan kesehatan, pemberian pengobatan, pemberdayaan masyarakat, serta pengelolaan kesehatan wilayah harus berjalan secara terpadu,” jelasnya.
Ia menambahkan, tugas Puskesmas pada hakikatnya bukan sekadar menangani pasien yang datang dengan keluhan kesehatan. Puskesmas memiliki peran yang jauh lebih luas, yaitu bagaimana membangun kesadaran masyarakat agar mampu menjaga kesehatan dirinya, keluarganya, dan lingkungan di sekitarnya.
Karena itu, menurutnya, pelayanan kesehatan harus lebih mengedepankan upaya promotif dan preventif, di samping tetap memberikan pelayanan kuratif dan rehabilitatif. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan secara berkala, pencegahan penyakit menular maupun tidak menular, peningkatan kesehatan ibu dan anak, pemantauan tumbuh kembang, perbaikan pola hidup, hingga penguatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya lingkungan yang sehat.
“Jangan sampai masyarakat datang ke Puskesmas hanya ketika sudah sakit. Kita harus membangun pola pikir bahwa menjaga kesehatan sebelum sakit jauh lebih penting. Di sinilah peran Puskesmas bersama masyarakat menjadi sangat penting,” katanya.
Baca juga : KDS: Perjuangan Panjang Apkasi Akhirnya Berbuah Hasil, Gaji PPPK Tak Lagi Bebani APBD
Hj. Aas juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Puskesmas, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kader kesehatan, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, persoalan kesehatan tidak dapat diselesaikan hanya oleh tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan semua pihak.
Ia berharap kegiatan yang dilaksanakan Puskesmas Katapang dapat menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah Katapang.
Selain itu, ia mendorong agar aspirasi dan kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan terus dihimpun dan menjadi bahan evaluasi bersama. Mulai dari peningkatan kualitas pelayanan, ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan, penguatan tenaga kesehatan, hingga peningkatan edukasi kepada masyarakat harus menjadi perhatian bersama.
“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang mudah, cepat, berkualitas, dan manusiawi. Pemerintah bersama seluruh pihak harus terus berupaya memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat di bidang kesehatan dapat terpenuhi,” tuturnya.
Hj. Aas berharap penguatan pelayanan kesehatan di tingkat Puskesmas dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dengan pelayanan yang semakin baik dan didukung kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, diharapkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Bandung, khususnya di Kecamatan Katapang, terus meningkat.
“Pada akhirnya, pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur yang dibangun, tetapi juga dari seberapa sehat, sejahtera, dan berkuaglitas kehidupan masyarakatnya. Karena itu, kesehatan harus menjadi perhatian dan tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.
Reporter : Yun.s





