BerandaBirokrasiCamat Katapang Apresiasi Pembukaan Ponpes Roudlotul Ulum 3, Dorong Penguatan Pendidikan Agama...

Camat Katapang Apresiasi Pembukaan Ponpes Roudlotul Ulum 3, Dorong Penguatan Pendidikan Agama dan Akhlak Generasi Muda

Date:

Berita Terkini

Piutang Retribusi Rp1,47 Miliar di Diskopukmindag Tasikmalaya Jadi Sorotan, Rp822 Juta Disebut Macet

Kabupaten Tasikmalaya, QJabar - Polemik piutang retribusi di lingkungan...

Lindungi Anak dari Dampak Pornografi, KDS Dukung Raperda Prakarsa DPRD

Kabupaten Bandung Qjabar - Bupati Bandung Dadang Supriatna menyatakan...

24.200 Hektare Sawah Kabupaten Bandung Dibidik Jadi LP2B, KDS Siapkan Reward

Kab.Bandung Qjabar - Bupati Bandung Dadang Supriatna menyiapkan skema...

KDS Percepat Sertifikasi 10.000 Tanah Wakaf dan Sarana Keagamaan di Kabupaten Bandung

KABUPATEN BANDUNG Qjabar – Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menegaskan...

H. Didin Dino Kades Banyusari Sambut Baik Peringatan Maulid Nabi dan Pembukaan Ponpes Roudlotul Ulum 3

KABUPATEN BANDUNG, Qjabar– Kepala Desa Banyusari H.Didin Dino turut...
spot_imgspot_img

KABUPATEN BANDUNG, Qjabar – Camat Katapang Rahmat Hidayat, S.STP., M.AP. memberikan apresiasi terhadap berdirinya Pondok Pesantren Roudlotul Ulum 3 di Kampung Rancakembang, Desa Banyusari, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung.

Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus pembukaan Ponpes Roudlotul Ulum 3 yang dihadiri para tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah desa, pemuda serta warga sekitar.

Dalam sambutannya, Camat Katapang Rahmat Hidayat, S.STP., M.AP. terlebih dahulu menyampaikan rasa syukur kehadirat Allah SWT karena seluruh pihak dapat berkumpul dalam keadaan sehat dan diberikan kesempatan untuk mengikuti kegiatan keagamaan tersebut.

“Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala. Kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat walafiat dalam rangka kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang kemudian dilanjutkan dengan pembukaan Pondok Pesantren Roudlotul Ulum 3 di Kampung Rancakembang, Desa Banyusari, Kecamatan Katapang,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan shalawat serta salam kepada junjungan Nabi Besar Muhammad SAW, keluarga, para sahabat, tabi’in dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.

Camat Katapang menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam menggagas, mempersiapkan dan mewujudkan berdirinya Ponpes Roudlotul Ulum 3.

Menurutnya, pembangunan pondok pesantren merupakan bentuk investasi jangka panjang dalam bidang pendidikan, khususnya pendidikan agama dan pembentukan karakter generasi penerus.

Pihaknya mengapresiasi perjuangan serta pengorbanan yang telah diberikan, baik dalam bentuk materi maupun nonmateri, termasuk waktu, tenaga dan pikiran, sehingga fasilitas pendidikan tersebut dapat terwujud dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Dari aparatur pemerintahan tentunya kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi apa yang dilaksanakan oleh para penggagas, Pak Kades, Pak Yusep dan keluarga besar yang sudah mempersiapkan kegiatan ini jauh-jauh hari,” katanya.

Menurut Rahmat Hidayat keberadaan Ponpes Roudlotul Ulum 3 tidak hanya sebatas menyediakan tempat untuk belajar agama, tetapi juga diharapkan menjadi pusat tholabul ilmi bagi generasi penerus. Terlebih, fasilitas yang tersedia di lingkungan pesantren cukup memadai, mulai dari madrasah, pendopo hingga kantor yang dapat menunjang berbagai kegiatan pendidikan dan pembinaan.

Ia menilai pendidikan mengenai agama, adab, akhlak dan akidah sangat penting diberikan kepada anak-anak sejak dini. Hal tersebut menjadi semakin relevan di tengah perkembangan zaman yang menghadirkan berbagai tantangan bagi generasi muda.

Camat Katapang juga menyoroti maraknya berbagai informasi yang beredar di tengah masyarakat, termasuk disinformasi, fitnah dan narasi yang mengandung kebencian. Menurutnya, perkembangan teknologi dan media informasi membuat masyarakat harus semakin cerdas dalam menerima dan menyampaikan informasi.

“Di masa sekarang kita dituntut untuk senantiasa berpikir secara logika, memiliki adab dan kompetensi. Kita sering melihat banyak hal berupa disinformasi, fitnah dan kebencian. Kadang ada orang menyampaikan suatu narasi yang secara struktur dan penyajiannya bagus, tetapi ketika kita renungkan dengan hati nurani, ternyata tidak sesuai dengan hakikat,” tuturnya.

Karena itu, ia menilai nilai-nilai keagamaan menjadi salah satu benteng penting dalam membentuk karakter masyarakat, terutama generasi muda. Pendidikan agama yang disertai keteladanan Nabi Muhammad SAW diharapkan mampu membentuk pribadi yang tidak mudah terpengaruh oleh informasi negatif serta memiliki akhlak yang baik.

Menurutnya, Nabi Muhammad SAW merupakan teladan utama bagi umat Islam karena memiliki akhlak yang sangat mulia. Nilai-nilai keteladanan tersebut diharapkan dapat terus diajarkan dan ditanamkan kepada anak-anak melalui lembaga pendidikan seperti pondok pesantren.

“Nilai-nilai keagamaan yang diajarkan Allah SWT, dengan percontohan yang luar biasa melalui Nabi Muhammad SAW sebagai sosok yang mempunyai akhlak mulia, tentunya dapat kita tularkan dan ajarkan kepada anak-anak kita di tempat seperti ini, yaitu pesantren,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Camat Katapang berharap Ponpes Roudlotul Ulum 3 dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Ia juga mengajak warga untuk bersama-sama memakmurkan pondok pesantren tersebut dengan berbagai kegiatan positif dan keagamaan.

“Sekali lagi kami mendukung dan mengucapkan terima kasih atas perjuangan serta pengorbanan yang telah dilakukan. Mudah-mudahan ke depannya selalu lancar dan diberkahi Allah SWT. Warga masyarakat juga bisa mengambil manfaat dengan memakmurkan pondok pesantren yang saat ini kita buka bersama-sama,” ujarnya.

Baca juga : Pelantikan BPD dan Kades Jelegong, KDS Tekankan Pentingnya Kemitraan yang Harmonis

Dalam kesempatan tersebut, Camat Katapang juga mengajak seluruh jamaah untuk menyimak tausiyah yang akan disampaikan oleh para mubalig. Peringatan Maulid Nabi, menurutnya, harus menjadi momentum untuk kembali menyegarkan dan meningkatkan keimanan dengan meneladani kehidupan Rasulullah SAW.

Ia mengingatkan bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan rahmatan lil ‘alamin, sosok yang membawa manusia dari masa kegelapan menuju kehidupan yang penuh dengan cahaya dan petunjuk.

Selain pesan keagamaan, Camat Katapang turut mengajak masyarakat untuk meningkatkan rasa cinta terhadap tanah air. Menurutnya, peringatan Maulid Nabi yang dilaksanakan di penghujung bulan Agustus juga menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Ia mengajak masyarakat untuk mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan yang produktif, positif dan membangun. Kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan pengorbanan besar oleh para pahlawan, kata dia, harus dijaga dan diisi dengan hal-hal yang bermanfaat bagi bangsa dan masyarakat.

“Kita sekarang alhamdulillah sudah merdeka. Tinggal bagaimana kita bersama-sama mengisinya dengan kegiatan yang produktif, yang baik dan membangun, bukan sebaliknya dengan berpecah belah dan merusak apa yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Camat Katapang kembali menyampaikan apresiasi atas berdirinya Ponpes Roudlotul Ulum 3. Ia berharap pesantren tersebut dapat terus berkembang, semakin maju dan mampu memberikan kontribusi dalam mencetak generasi yang berilmu, beriman serta memiliki akhlak mulia.

Dengan melihat potensi dan luasnya lahan yang tersedia, Camat juga berharap ke depan Ponpes Roudlotul Ulum 3 dapat berkembang menjadi lembaga pendidikan Islam yang besar dan memberikan manfaat tidak hanya bagi warga Desa Banyusari, tetapi juga masyarakat Kecamatan Katapang dan sekitarnya.

“Semoga ke depan semakin sukses, lancar dan berkembang. Sebagaimana lahannya juga alhamdulillah cukup luas, mudah-mudahan ke depan bisa sebesar pesantren-pesantren lainnya,” pungkasnya.

Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus pembukaan Ponpes Roudlotul Ulum 3 tersebut diharapkan menjadi awal yang baik bagi penguatan pendidikan keagamaan di Desa Banyusari. Kehadiran pondok pesantren di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan generasi muda sekaligus pusat kegiatan keagamaan yang memberikan manfaat secara berkelanjutan.

 

Reporter : Yun.s

Q Jabar

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini