Kabupaten Tasikmalaya, QJabar — Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kabupaten Tasikmalaya menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) di Aula PCNU Kabupaten Tasikmalaya, Jalan Raya Timur No. 505, Badakpaeh, Desa Cipakat, Kecamatan Singaparna, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi kader GP Ansor untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, meneladani akhlaknya, sekaligus memperkuat silaturahmi dan konsolidasi organisasi.
Acara dihadiri jajaran pengurus PC GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya, Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya Drs. KH. Atam Rustam, M.Si., Kepala Kesbangpol Kabupaten Tasikmalaya Drs. Asep Darisman, MM., perwakilan Kemenag Kabupaten Tasikmalaya, Polres Tasikmalaya, anggota Banser, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan.
Dalam tausiyahnya, Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya KH. Atam Rustam mengajak seluruh kader dan anggota GP Ansor menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak dan perjuangan beliau.
Ia menekankan pentingnya menerapkan nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah, di antaranya kejujuran, amanah, kepedulian terhadap sesama, persatuan, serta semangat memperjuangkan kemaslahatan umat.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut perlu terus ditanamkan dan diterapkan oleh generasi muda Nahdlatul Ulama, termasuk kader GP Ansor.
KH. Atam Rustam juga berharap PC GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya dapat terus berperan aktif menjaga persatuan, membangun kehidupan sosial yang harmonis, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerah.
“Kepada Rasulullah SAW dan meneladani akhlak beliau dalam kehidupan,” ungkap KH. Atam Rustam.
Muskercab Jadi Momentum Penguatan Organisasi
Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Fahmi Sidik mengatakan kegiatan tersebut memiliki dua agenda utama, yakni peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan pelaksanaan Muskercab.
Menurut Fahmi, Muskercab menjadi bagian penting dalam proses penguatan organisasi, khususnya menghadapi tahapan akreditasi dan konferensi.
“Pertama, kita memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Kedua, kita melaksanakan Muskercab untuk proses organisasi selanjutnya, yaitu akreditasi dan tahapan konferensi. Sehingga perlu diadakan musyawarah kerja untuk menguatkan proses akreditasi,” ujar Fahmi.
Ia menjelaskan, konsolidasi organisasi semakin penting setelah PC GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya melakukan penyegaran kepengurusan di 39 Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan sekitar 350 Pimpinan Ranting.
“Karena kita sudah menyegarkan kepengurusan di 39 PAC dan 350 ranting. Ini menjadi semangat baru. Mudah-mudahan menjadi langkah yang khidmat dan bermanfaat bagi Gerakan Pemuda Ansor,” katanya.
Tegaskan Peran sebagai Mitra Strategis dan Kritis Pemerintah
Fahmi menegaskan, GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya akan terus memegang komitmen untuk berkhidmat kepada Nahdlatul Ulama dan masyarakat.
Di sisi lain, GP Ansor juga akan menjalankan peran sebagai mitra strategis sekaligus kritis terhadap pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat.
“Pesan kita satu, kita akan selalu berkhidmat terhadap Nahdlatul Ulama, kepada masyarakat, dan juga tetap menjadi mitra strategis dan kritis terhadap pemerintah, baik itu pemerintah daerah maupun pemerintah pusat,” ungkapnya.
Fahmi juga mengingatkan bahwa GP Ansor memiliki sejarah panjang dalam perjalanan bangsa Indonesia. Organisasi tersebut berdiri pada 1934, sebelum Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya.
“Ansor ini lahir di tahun 1934, sebelum Negara Indonesia merdeka. Sehingga kita punya tanggung jawab moral untuk sama-sama menjaga negara dan bangsa Indonesia,” tuturnya.
Ia berharap kondisi Indonesia ke depan tetap berjalan dengan baik serta seluruh elemen masyarakat dapat terus menjaga persatuan dan kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Harapan kita untuk ke depannya, Indonesia baik-baik saja,” pungkasnya. (day)


