Cirebon, Qjabar — Komunitas Agen Kebaikan Cirebon kembali menunjukkan perannya sebagai penggerak utama gerakan sosial generasi muda melalui penyelenggaraan kegiatan Temu Akrab dan Orientasi Agen Kebaikan yang melibatkan sekitar 100 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Cirebon dan sekitarnya.
Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi strategis bersama BMH Cirebon dan Pegadaian Syariah Cirebon, sebagai upaya membangun ekosistem gerakan kebaikan berbasis mahasiswa yang terarah dan berkelanjutan. Program ini juga menjadi bagian dari pembinaan relawan muda agar mampu berkontribusi nyata dalam aksi sosial dan kemanusiaan.
Mengusung tema “Langkah Kecil Dampak Besar Bersama Agen Kebaikan dalam Menebar Kebaikan dan Menginspirasi Perubahan”, kegiatan ini menekankan bahwa setiap aksi sederhana memiliki potensi besar dalam menciptakan perubahan sosial. Tema tersebut menjadi semangat utama dalam membangun kesadaran generasi muda agar berani memulai langkah kebaikan dari hal kecil, namun dilakukan secara konsisten dan berdampak luas, Minggu 26 April 2026
Sebagai inisiator utama, Komunitas Agen Kebaikan menghadirkan konsep orientasi yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan kepedulian, memperkuat kapasitas, serta membangun karakter kepemimpinan sosial di kalangan mahasiswa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Founder Komunitas Agen Kebaikan, yakni Kang Hamas, Muhammad Taufan Gemilang (Gemilang), dan Kang Ajun, yang secara langsung memberikan penguatan nilai, arah gerakan, serta inspirasi kepada para peserta.
Founder Komunitas Agen Kebaikan, Muhammad Taufan Gemilang, menegaskan bahwa gerakan ini dibangun untuk menciptakan perubahan nyata melalui langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara kolektif.“Kami percaya perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil. Melalui Agen Kebaikan, kami ingin menghadirkan ruang bagi generasi muda untuk berani memulai, bergerak, dan mengambil peran dalam menyelesaikan persoalan sosial di masyarakat. Ini bukan sekadar komunitas, tetapi gerakan kolektif untuk menebar kebaikan dan menginspirasi perubahan,” ujar Gemilang.
Ia juga menambahkan bahwa kekuatan kolaborasi menjadi faktor penting dalam memperluas dampak gerakan sosial.
“Kolaborasi bersama BMH Cirebon dan Pegadaian Syariah Cirebon menjadi bukti bahwa ketika berbagai pihak bersinergi, maka dampak kebaikan akan jauh lebih luas, terukur, dan berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Agen Kebaikan, M. Lazuardi, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini mampu melahirkan agen-agen kebaikan yang konsisten dalam aksi nyata.
Baca juga : BMH dan Pegadaian Syariah Cirebon Adakan Orientasi Komunitas Agen Kebaikan
“Kami berharap orientasi ini tidak berhenti sebagai kegiatan awal, tetapi menjadi titik lahirnya generasi muda yang terus bergerak membawa manfaat. Semoga para peserta mampu menjadi agen kebaikan di lingkungannya masing-masing dan menginspirasi lebih banyak orang untuk ikut berkontribusi,” ungkap Lazuardi.
Kegiatan orientasi ini dikemas secara interaktif melalui sesi diskusi, penguatan nilai kepemimpinan, serta pembinaan karakter sosial mahasiswa. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum awal dalam membangun jaringan relawan muda yang siap terlibat dalam berbagai program sosial ke depan.
Melalui kegiatan ini, Komunitas Agen Kebaikan berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya memiliki empati sosial, tetapi juga memiliki kemampuan dalam mengelola dan mengimplementasikan program kemanusiaan secara sistematis.
Ke depan, Agen Kebaikan berkomitmen untuk terus memperluas kolaborasi serta menghadirkan program-program yang berfokus pada pemberdayaan, kemanusiaan, dan kesejahteraan masyarakat, sehingga gerakan kebaikan dapat tumbuh menjadi kekuatan kolektif yang berkelanjutan.
Reporter : A Juhana










