BerandaBirokrasiEmma Dety Dorong Inovasi Kriya dan Wastra Kabupaten Bandung di Ajang Nasional

Emma Dety Dorong Inovasi Kriya dan Wastra Kabupaten Bandung di Ajang Nasional

Date:

Berita Terkini

Transparansi Dipertanyakan, Pengelola Wisata Jiwanta Dinilai Hindari Substansi Pertanyaan Media

KABUPATEN BANDUNG Qjabar – Audiensi antara puluhan insan pers...

Optimalkan SPIP, KDS: Sehebat Apapun Sistem, Tetap Kembali ke Kualitas SDM

KABUPATEN BANDUNG Qjabar – Pemerintah Kabupaten Bandung terus memperkuat...

Penanganan Banjir Tegalluar Masuk Tahap Percepatan, KDS Siapkan Langkah Konkret

KABUPATEN BANDUNG Qjabar — Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang...

Lestarikan Budaya Sunda, KDS Tantang Kadisbud Gelar Festival Seni 3 Episode

KABUPATEN BANDUNG Qjabar – Pemerintah Kabupaten Bandung terus memperkuat...

418 Warga Kabupaten Bandung Sudah Bekerja di Jepang, KDS Perkuat Kerja Sama dengan JP-MIRAI

Kabupaten Bandung Qjabar - Bupati Bandung Dadang Supriatna terus...
spot_imgspot_img

KABUPATEN BANDUNG Qjabar – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bandung mulai mematangkan berbagai persiapan menghadapi peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Dekranas ke-46 dan Pameran Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2026. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang digelar di Rumah Dinas Bupati Bandung, Soreang, Selasa (2/6/2026).

Ketua Dekranasda Kabupaten Bandung, Emma Dety Permanawati mengatakan HUT Dekranas ke-46 akan dilaksanakan di Makassar pada Juli 2026. Sementara itu, Kabupaten Bandung juga tengah mempersiapkan keikutsertaan pada Pameran Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) yang akan digelar pada 26 Juni 2026.

Baca juga : 418 Warga Kabupaten Bandung Sudah Bekerja di Jepang, KDS Perkuat Kerja Sama dengan JP-MIRAI

Menurut Emma, sejumlah agenda penting harus segera dipersiapkan, mulai dari fashion show, kinton kriya, promosi digital hingga program “Nganjang Karya Buhun” yang akan menjadi bagian dari penampilan Kabupaten Bandung pada ajang tersebut.

Untuk fashion show, Emma meminta seluruh konsep dipersiapkan secara matang, termasuk pemilihan musik, desain busana, model, hingga narasi pendukung yang akan mengiringi penampilan di atas panggung.

“Lagu untuk fashion show harus segera masuk. Usahakan menggunakan lagu lokal,” katanya.

Selain itu, Emma juga mengusulkan penggunaan model dari kalangan Mojang Jajaka Kabupaten Bandung. Adapun desain busana dapat dikembangkan dari berbagai kekayaan daerah seperti motif batik kina maupun tenun Majalaya yang dikreasikan secara inovatif oleh disainer lokal.

Di bidang promosi digital, Emma menekankan pentingnya memperkenalkan tidak hanya produk-produk kriya unggulan, tetapi juga berbagai destinasi wisata Kabupaten Bandung. Menurutnya, promosi perlu menghadirkan destinasi wisata baru yang potensial agar masyarakat lebih mengenal ragam objek wisata selain kawasan Pangalengan dan Ciwidey.

“Kita harus mulai mempopulerkan destinasi wisata lainnya yang tidak kalah menarik sebab di Kabupaten Bandung punya banyak destinasi wisata,” katanya

Untuk mendukung hal tersebut, ia meminta dibuatkan video promosi berdurasi satu menit dengan konsep yang kreatif, menarik, dan mampu memperkuat citra Kabupaten Bandung sebagai daerah yang kaya akan potensi wisata dan ekonomi kreatif.

Melalui berbagai persiapan tersebut, Emma menyampaikan Dekranasda Kabupaten Bandung optimistis dapat menampilkan potensi kriya, budaya, dan pariwisata daerah secara lebih kreatif, inovatif, dan berdaya saing pada ajang tingkat provinsi maupun nasional.

 

(Humas Pemkab Bandung – Diskominfo/sy)

 

Reporter : Yun.s

 

 

Q Jabar

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini