Kabupaten Bandung Qjabar – Ketua RW 04 Kampung Palawija, Desa Mekarwangi, Kecamatan Ibun, Ahman, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak ketiga yang telah melaksanakan pembangunan Tembok Penahan Tebing (TPT) di wilayahnya. Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan aspirasi warga yang selama ini mengkhawatirkan potensi longsor di sekitar permukiman.
Ahman mengungkapkan bahwa sejak awal dirinya bersama Ketua RT 01 dan warga setempat terus memantau jalannya pekerjaan. Pengawasan tersebut dilakukan bukan karena adanya persoalan, melainkan untuk memastikan pembangunan dilaksanakan dengan baik dan sesuai harapan masyarakat.
“Saya bersama Ketua RT dan warga mengikuti pekerjaan dari awal sampai selesai. Kami ingin memastikan pekerjaan berjalan dengan baik karena lokasi tersebut memang rawan longsor,” ujar Ahman.
Ia menjelaskan, sebelum pembangunan dilakukan, dirinya telah menyampaikan kepada pihak ketiga agar lokasi yang dinilai rawan longsor segera dibangun TPT. Menurut Ahman, di bawah tebing tersebut terdapat rumah warga, termasuk warga lanjut usia (lansia), sehingga keberadaan TPT dinilai sangat penting untuk memberikan rasa aman.
Baca juga : Mensos Apresiasi Langkah Cepat KDS Wujudkan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung
“Kami memang meminta kepada pihak ketiga agar lokasi yang rawan longsor segera dibangun TPT karena di bawahnya ada rumah warga, termasuk warga yang sudah lanjut usia. Alhamdulillah permintaan kami direspons dan pembangunan akhirnya terlaksana,” katanya.
Setelah pekerjaan selesai, Ahman mengaku dirinya bersama warga merasa puas terhadap hasil pembangunan tersebut dan berharap keberadaan TPT dapat mengurangi risiko longsor di lingkungan mereka.
“Atas nama warga RW 04 Kampung Palawija, kami mengucapkan terima kasih kepada pihak ketiga yang telah membangun TPT ini. Warga merasa terbantu dan puas dengan hasil pekerjaannya,” ujarnya.
Ahman juga menyayangkan adanya pemberitaan di salah satu media yang menyebut pekerjaan tersebut dikerjakan secara asal-asalan. Menurutnya, sebelum mempublikasikan berita, media seharusnya terlebih dahulu melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait, termasuk masyarakat yang menerima manfaat dari pembangunan tersebut.
“Kami menyayangkan adanya pemberitaan yang menyebut pekerjaan ini asal-asalan. Seharusnya wartawan melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pelaksana, Ketua RT, Ketua RW, maupun warga sekitar agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat lebih berimbang,” tutur Ahman.
Senada dengan Ketua RW, Ketua RT 01 Kampung Palawija juga menyampaikan apresiasi atas pembangunan TPT tersebut. Menurutnya, keberadaan TPT memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena mampu memperkuat tebing yang sebelumnya dikhawatirkan mengalami longsor, terutama saat musim hujan.
“Kami sebagai Ketua RT dan warga mengucapkan terima kasih atas pembangunan TPT ini. Harapan kami, ke depan setiap pemberitaan mengenai pembangunan di wilayah kami juga memperhatikan keterangan dari masyarakat yang merasakan langsung manfaatnya,” ujar Ketua RT.
Dengan adanya pernyataan dari Ketua RW, Ketua RT, dan warga, mereka berharap setiap pemberitaan mengenai pembangunan di Kampung Palawija mengedepankan prinsip keberimbangan dengan memberikan kesempatan kepada seluruh pihak yang berkepentingan untuk menyampaikan penjelasan sebelum berita dipublikasikan.
Reporter : Yun.s





