TASIKMALAYA, Qjabar — Langkah konkrit mendorong kemandirian ekonomi warga kembali dihadirkan di Kota Tasikmalaya. Yayasan Anugerah Gunung Ceuri secara resmi membuka program Pelatihan Pembuatan Jahe Merah & Kunyit Instan pada Kamis (10/9/2026).
Berlokasi di Sekretariat Yayasan, Jalan Paseh Gunung Ceuri No. 132, Kota Tasikmalaya, kegiatan ini diselenggarakan guna mengubah komoditas rempah tradisional menjadi produk olahan bernilai jual tinggi yang siap menguasai pasar digital maupun konvensional.
Acara pembukaan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung hangat dan antusias. Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran pengurus yayasan, puluhan peserta pelatihan, serta Kepler Sianturi, S.MG., M.A., yang hadir dalam kapasitas ganda sebagai Ketua DPC Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia (HIPKI) Kota Tasikmalaya sekaligus Anggota DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi PDI Perjuangan.
Ketua Yayasan Anugerah Gunung Ceuri, Taufik Hidayat, S.T., ITS., menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar mengajarkan racikan minuman, melainkan memberikan pembekalan wirausaha yang menyeluruh dari hulu ke hilir.
“Kami ingin membuktikan bahwa rempah lokal seperti jahe merah dan kunyit bisa diolah secara modern, higienis, dan berkelas. Peserta tidak hanya kami bekali keahlian teknis memproduksi olahan instan, tetapi juga didorong agar memiliki mentalitas entrepreneur yang sanggup menciptakan lapangan kerja baru,” tegas Taufik dalam sambutannya.
Langkah strategis ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepler Sianturi, S.MG., M.A. Dalam wawancara eksklusif di lokasi acara, legislator Fraksi PDI Perjuangan yang juga tokoh vokasi Tasikmalaya tersebut menilai aksi nyata ini sangat relevan dengan kebutuhan ekonomi masyarakat saat ini.
“Ini gerakan yang luar biasa dan patut didukung penuh. Sebagai pimpinan DPC HIPKI sekaligus wakil rakyat di DPRD Kota Tasikmalaya, saya sangat mengapresiasi inisiatif Yayasan Anugerah Gunung Ceuri. Program berbasis kearifan lokal ini sejalan dengan komitmen kita bersama dalam mencetak wirausahawan baru, menekan angka pengangguran, serta meningkatkan daya saing tenaga kerja daerah,” ujar Kepler Sianturi penuh semangat.
Tak berhenti pada seremoni pembukaan, sinergi antara Yayasan Anugerah Gunung Ceuri, DPC HIPKI, dan unsur legislatif Kota Tasikmalaya ini diproyeksikan berlanjut hingga tahap pendampingan usaha, strategi pemasaran modern, hingga fasilitasi legalitas produk.
Melalui pelatihan intensif ini, para peserta diharapkan mampu memproduksi serta mengemas olahan herbal instan berkualitas tinggi yang siap dipasarkan secara mandiri dan membawa produk lokal Tasikmalaya naik kelas.





