BerandaBirokrasiMensos Apresiasi Langkah Cepat KDS Wujudkan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung

Mensos Apresiasi Langkah Cepat KDS Wujudkan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung

Date:

Berita Terkini

Persiapan Capai 95 Persen, Pemkab Bandung Pastikan Si Jalak Harupat Siap Sambut Piala Presiden 2026

KAB BANDUNG Qjabar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menyatakan...

KDS Instruksikan OPD dan PDAM Bergerak Cepat Atasi Dampak Kekeringan

KABUPATEN BANDUNG Qjabar – Pemerintah Kabupaten Bandung bergerak cepat...

Longsor Terjang Kampung Naga Tasikmalaya, Dua Hektare Lahan Pertanian Tertimbun

Kabupaten Tasikmalaya, QJabar – Tebing longsor terjadi di Kampung...

Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi, DPRD Purwakarta Bahas Jati Diri Daerah

Kabupaten Purwakarta, Qjabar - Gedung Dewan Ciganea tampak penuh...
spot_imgspot_img

Jakarta Qjabar – Bupati Bandung Dadang Supriatna memastikan pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Desa Lebakmuncang, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung akan dimulai pada Oktober 2026.

Sekolah berasrama yang dibangun di atas lahan seluas 7,6 hektare itu diproyeksikan mampu menampung hingga 2.000 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA dari keluarga miskin ekstrem di Kabupaten Bandung.

Kepastian tersebut disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) usai berkoordinasi bersama Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf terkait penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Selasa (21/7/2026).

“Alhamdulillah, Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung sudah kami rintis sejak dua tahun lalu. Lahan seluas 7,6 hektare  sudah kami siapkan, dan insyaallah pembangunan gedung permanennya akan dimulai Kementerian Pekerjaan Umum pada Oktober 2026,” ujar Bupati yang akrab disapa KDS.

Menurut KDS, Sekolah Rakyat menjadi salah satu program strategis Presiden RI untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga paling tidak mampu sekaligus menjadi bagian dari upaya memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Ia mengatakan, seluruh peserta didik akan tinggal di asrama dan mendapatkan pendidikan selama 24 jam. Selain mengikuti pembelajaran formal, para siswa juga akan dibekali pendidikan karakter sebagai bekal menjadi generasi unggul.

“Sekolah ini tidak hanya mendidik anak-anak secara akademik, tetapi juga membentuk karakter mereka. Harapannya, lulusan Sekolah Rakyat menjadi agen-agen perubahan bagi keluarganya dan masyarakat,” katanya.

KDS menegaskan, kehadiran Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pemkab Bandung bertanggung jawab menyiapkan lahan, sementara pembangunan gedung permanen dilaksanakan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum.

Sementara itu, Mensos Saifullah Yusuf memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bandung yang dinilai bergerak cepat dalam merealisasikan program prioritas Presiden tersebut.

“Saya berterima kasih kepada Bupati Bandung yang sangat aktif merealisasikan program strategis Bapak Presiden melalui penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Kabupaten Bandung menjadi salah satu daerah yang telah menyiapkan lahan sehingga pembangunan sekolah ini bisa segera dilaksanakan,” ujar Mensos.

Menurutnya, Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem sebagai bagian dari strategi pengentasan kemiskinan nasional.

Baca juga : Persiapan Capai 95 Persen, Pemkab Bandung Pastikan Si Jalak Harupat Siap Sambut Piala Presiden 2026

“Anaknya sekolah, orang tuanya diberdayakan. Ketika anaknya lulus, diharapkan status sosial ekonomi keluarganya ikut meningkat. Itulah tujuan utama Sekolah Rakyat,” kata Saifullah

Gedung permanen Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung dirancang mampu menampung sekitar 2.000 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA dalam sistem pendidikan berasrama. Selain ruang belajar, kawasan tersebut akan dilengkapi asrama, sarana olahraga, fasilitas ibadah, serta berbagai fasilitas penunjang pendidikan lainnya.

Menteri Gus Ipul berharap keberadaan Sekolah Rakyat menjadi investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia Kabupaten Bandung sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan melalui jalur pendidikan.

“Mudah-mudahan Sekolah Rakyat menjadi warisan terbaik dari Presiden bersama Bupati Bandung atau pemerintah daerah untuk mengangkat keluarga-keluarga yang paling tidak mampu melalui pendidikan. Dari sinilah kita berharap lahir Generasi Emas Indonesia 2045,” ucap Gus Ipul.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bandung telah menyiapkan lahan di Desa Lebakmuncang, Kecamatan Ciwidey, sebagai lokasi pembangunan. Pemerintah pusat melalui Kemensos bersama Kementerian Pekerjaan Umum mengalokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar untuk pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat tersebut, sebagai bagian dari implementasi program nasional yang digagas Presiden RI. Sekolah ini ditargetkan menjadi pusat pendidikan sekaligus pemberdayaan bagi keluarga miskin di Kabupaten Bandung.

 

Reporter : Yun.s

 

 

Q Jabar

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini