Home / Hukum & Politik / H.Eep Jamaludin (PAN), Musrenbang Cangkuang 2026: Dari Aspirasi Warga, Prioritas Pembangunan, hingga Peluang MPBG

H.Eep Jamaludin (PAN), Musrenbang Cangkuang 2026: Dari Aspirasi Warga, Prioritas Pembangunan, hingga Peluang MPBG

Kabupaten Bandung Qjabar – Musrembang Kecamatan Cangkuang yang diadakan di Aula kantor kecamatan cakuang kegiatan tersebut dihadiri anggota DPRD kabupaten Bandung H.Eep Jamaludin Sukmana, SH. MH dari fraksi PAN, Hadiat (PKB) , Camat Cangkuang Rudy Hartono, para kepala desa, Forkompinda, forkopimcam, Kamis 12 Februari 2026.

Dikatakan anggota DPRD kabupaten Bandung H .Eep Jamaludin Sukmana, SH,MH Musrenbang diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi forum yang memiliki ruh—yaitu memastikan aspirasi masyarakat benar-benar terserap, terukur, dan dapat diwujudkan. Beberapa hal yang dapat diberikan atau disiapkan untuk Musrenbang di wilayah dapil satu kecamatan Cangkuang antara lain:

Usulan Program yang Urgent dan Berbasis Kebutuhan Nyata
Aspirasi masyarakat harus diutamakan terutama yang: Mendukung pelayanan dasar (pendidikan, kesehatan, infrastruktur).

Berskala prioritas tinggi,
Berdampak langsung pada masyarakat.
Musrenbang harus menjadi wadah utama bagi warga untuk menyampaikan kebutuhan mendesak selain input dari pokir dewan dan instruksi top-down pemerintah daerah.

Baca juga : SAKIP dan ZI Award 2025, Tiga Perangkat Daerah Kabupaten Bandung Sabet Predikat WBK

Program yang Sinkron dengan Strategi Daerah dan Nasional
Usulan Musrenbang perlu:
Selaras dengan program strategis kabupaten/kota.
Mendukung program strategis provinsi dan nasional.

Terintegrasi dengan program lintas kementerian, termasuk program yang turun langsung dari pusat seperti MPBG, sekolah rakyat, atau program koperasi.
Sinkronisasi ini akan meningkatkan peluang usulan disetujui dan didanai.

Penguatan Kualitas Output & Outcome
Tantangan Musrenbang selama ini bukan hanya dalam penyusunan program, tetapi pada, Memaksimalkan output (apa yang dihasilkan).
Memastikan outcome dirasakan nyata oleh masyarakat.

Baca juga :Dapur Bersama Selesai Dibangun, SPPG Margahayu Selatan 003 Gelar Acara Syukuran

Karena itu, usulan harus disertai indikator yang jelas:
Dampak sosial.
Dampak ekonomi.
Manfaat jangka panjang.

Pemanfaatan Program MPBG sebagai Peluang Ekonomi Lokal
MPBG (Makanan Pendamping Bergizi) adalah salah satu program yang sangat strategis. Agar optimal:
Manfaat utama MPBG
Menjamin gizi anak sekolah, balita, dan lansia.

Ditambahkan Eep untuk bisa Menggerakkan ekonomi lokal secara merata, tidak hanya terpusat di kota.
Poin penting untuk wilayah kecamatan Cangkuang
Jangan sampai pelaku penyedia MPBG justru datang dari luar daerah.
Pelaku lokal harus cepat menangkap peluang ini.

Desa harus menyiapkan UMKM lokal, dapur lokal, koperasi, atau kelompok usaha untuk ikut dalam rantai pasok MPBG. Hal ini bisa meningkatkan pendapatan warga dan menggerakkan ekonomi setempat.

Peningkatan Komunikasi Kepala Desa dengan Stakeholder
Himbauan penting bagi kepala desa:
Tingkatkan komunikasi dengan dewan, dinas, dan pemangku kepentingan lainnya.

Pastikan usulan Musrenbang terintegrasi dengan program prioritas daerah.
Jangan memandang program pusat sebagai sesuatu yang “tidak terkait”; justru itu adalah peluang untuk masyarakat desa.

Dengan komunikasi yang intensif, kualitas perencanaan akan meningkat dan nilai tambah bagi masyarakat akan lebih mudah tercapai.
Ringkasan Jawaban Singkat
Yang dapat diberikan dalam Musrenbang di kecamatan Cangkuang adalah:
Usulan prioritas yang benar-benar urgent dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Program yang selaras dengan strategi daerah dan nasional.
Perbaikan proses agar output dan outcome Musrenbang terasa nyata bagi warga.

Optimalisasi program pusat seperti MPBG sebagai peluang ekonomi lokal.
Penguatan komunikasi kepala desa dengan dinas, dewan, dan stakeholder lainnya,pungkas H.Eep Jamaludin.

Reporter : Yun.s

 

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *