Kab.Bandung Qjabar – Anggota DPRD Kabupaten Bandung Dari Fraksi PKB, akhiri reses masa sidang I tahun 2025, di Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung (8/11/2025).
Ce
Pada Kesempatan tersebut H. Krisna Alamsah (Takie) mengatakan, Alhamdulilah pada hari ini dari berbagai wilayah yang ada di dapil 2, bisa hadir dan bersilatuhrahmi dengan konstituen, dimana untuk menampung berbagai aspirasi.
Perlu juga diketahui bahwa saya berada di Komisi D, yang membidangi tenaga kerja, kesehatan, pendidikan, sosial, kebudayaan, keagamaan dan kepemudaan dan lain sebagainya, dalam hal ini orang biasa menyebut komisi mata air.
Kenapa dikatakan begitu? ” karena komisi banyak menangani permasalahan – permasalahan dari masyarakat, seperti halnya ketika musim masuk sekolah, banyak para orang tua murid dan anaknya meminta masuk kesekolah negeri mereka pasti akan datang sambil merengek – rengek/ bahkan menagis agar anaknya bisa masuk sekolah yang diinginkan para orang tua dan anak tersebut.
Juga di kesehatan seperti halnya aspirasi masyarakat sampaikan tentang BPJS dan juga masyarakat yang tidak mampu ingin ke rumah sakit karena todak ada biaya/tidak punya BPJS, apalagi sekarang sudah beredar tentang pemutihan BPJS, banyak sekali masyarakat ingin mengetahui sejauhmana regulasi pemutihan BPJS tersebut, apalagi belum lama ini Menteri Koordinator (Menko), Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia Bapak Muhaimin Iskandar yang datang ke Kabupaten Bandung yang mengatakan akan ada pemutihan BPJS.
Terkait bantuan sosial yang salah sasaran, sebetulnya saya sudah menggaumkan, bagaimana langkah – langkah yang menerima bantuan tersebut yang benar – benar/layak menerimanya, bahkan saya pernah berdialog dengan dinas terkait dimana yang layak menerima bantuan tersebut dikasih tanda stiker, terkait hal – hal yang lain karena ada aspirasi dari bawah akan saya bahas dan akan saya bicarakan dengan dinas terkait.
Yang jelas sebelum saya memjadi anggota dewan, saya punya niat (keinginan) ingin membantu pada orang – orang yang benar – benar yang tidak mampu (menolong orang yang susah).
Reporter : Yun.s









