BerandaBirokrasiKang DS Ajak ASN Tingkatkan Kompetensi dan Kekompakkan Organisasi

Kang DS Ajak ASN Tingkatkan Kompetensi dan Kekompakkan Organisasi

Date:

Berita Terkini

KDS Tegaskan Kesiapan Kabupaten Bandung Perkuat Kolaborasi Penanganan Sampah

KABUPATEN BANDUNG Qjabar— Persoalan sampah yang semakin kompleks, termasuk...

Warga Dayeuhkolot Sampaikan Terima Kasih kepada Bupati Bandung atas Bantuan Rutilahu

KABUPATEN BANDUNG, Qjabar – Program Perbaikan Rumah Tidak Layak...

Barkah Kurniawan Resmi Pimpin PD IPM Muhammadiyah Kabupaten Tasikmalaya Periode 2026–2028

Kabupaten Tasikmalaya, QJabar – Barkah Kurniawan resmi dilantik sebagai...

Pelantikan PD IPM Kabupaten Tasikmalaya 2026–2028, Ali Ahmad Fauzi: Kader Harus Berakhlak dan Berbudaya Literasi

Kabupaten Tasikmalaya, QJabar – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah...
spot_imgspot_img

KABUPATEN BANDUNG Qjabar – Bupati Bandung, Dadang Supriatna memimpin apel pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lapangan Upakarti, Soreang, Senin (3/11/2025). Dalam arahannya, ia mengapresiasi kinerja ASN Kabupaten Bandung yang berhasil mengantarkan pemerintah daerah meraih nilai 96% dari Ombudsman RI atas penilaian kepatuhan standar pelayanan publik.

“Nilai ini berasal dari penilaian masyarakat terhadap pelayanan ASN kita. Artinya, reformasi birokrasi sudah berjalan dan terus meningkat untuk memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan lebih baik,” ungkapnya.

Bupati yang akrab disapa Kang DS itu menegaskan pentingnya inovasi di lingkungan kerja, selama tidak menabrak aturan organisasi. Ia juga menekankan agar hubungan antara atasan dan bawahan dibangun atas dasar saling menghargai tugas serta kewenangan masing-masing.

“Keberhasilan suatu organisasi itu karena kekompakan. Jaga harmonisasi dan kebersamaan. Ini hasil dari retret ASN kemarin yang mulai terlihat dampaknya,” ucapnya.

Lebih lanjut, Kang DS mengingatkan agar seluruh ASN menjaga etika dan profesionalisme dalam bekerja.

“Jangan sampai ada keluhan ada bidang yang merasa lebih baik dari bidang lain. Dalam kepemimpinan, dikenal istilah transactional leadership, di mana atasan dapat memberikan reward dan punishment secara adil dan proporsional,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Kang DS juga menyinggung kondisi fiskal daerah yang terdampak kebijakan pemerintah pusat. Ia mengaku prihatin karena dana transfer ke daerah (TKD) Kabupaten Bandung berkurang hampir Rp1 triliun.

“Saya berharap ASN tetap patuh terhadap kebijakan pusat. Saya sudah sampaikan kepada tim TAPD agar kunjungan kerja tetap dilakukan, tapi dengan pengaturan yang efisien. Jangan berbondong-bondong, tapi hasilnya tidak efektif,” tegasnya.

Kang DS pun meminta perangkat daerah yang berhubungan dengan perizinan dan pendapatan daerah agar bekerja lebih optimal dalam menegakkan aturan serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Setiap rupiah dari PAD akan kembali untuk kesejahteraan masyarakat. Maka saya harap semua dinas bekerja dengan sungguh-sungguh dan menjaga integritas,” pungkasnya.

(Humas Pemkab Bandung – Diskominfo/sy)

Reporter ; Yun.s

 

 

Q Jabar

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini