Kabupaten Bandung, Qjabar – Ketua PGRI Cabang Katapang Kabupaten Bandung, Usep Iwan Pandiana, S.Pd., SD, menyampaikan bahwa kegiatan Sosialisasi BAZNAS dan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) merupakan salah satu bentuk program PGRI dalam memperkuat kolaborasi dan komunikasi dengan berbagai pihak, khususnya dalam memberikan manfaat bagi para guru.
Menurut Usep, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para guru, baik terkait keberadaan dan peran BAZNAS maupun mengenai layanan konsultasi serta bantuan hukum yang dapat diakses oleh masyarakat, khususnya anggota PGRI.
“Tentunya hal yang ingin disampaikan terkait kegiatan sosialisasi BAZNAS dan LKBH ini adalah salah satu bentuk program daripada PGRI. PGRI bekerja sama dan berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan, kemudian bekerja sama dengan LKBH dalam bentuk komunikasi dan kolaborasi,” ujar Usep, Selasa 11 Agustus 2026.
Ia menambahkan, kolaborasi tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat bagi seluruh lapisan, terutama para guru yang dalam menjalankan tugas profesionalnya juga membutuhkan pengetahuan mengenai aspek hukum maupun pemahaman tentang pengelolaan zakat.
Menurutnya, pemahaman terhadap hukum menjadi hal yang penting bagi para pendidik. Dengan memiliki pengetahuan yang cukup, guru diharapkan tidak merasa khawatir atau takut dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai tenaga pendidik.
“Dengan komunikasi dan kolaborasi itu, bisa membantu semua lapisan. Terutama kita sebagai anggota PGRI, salah satunya memerlukan pengetahuan hukum dan pengetahuan tentang BAZNAS. Hal itu yang perlu kita tingkatkan demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Bandung,” jelasnya.
Guru Diharapkan Tidak Takut Melangkah
Lebih lanjut, Usep berharap kegiatan sosialisasi tersebut dapat memberikan dampak positif bagi guru, khususnya para pendidik yang berada di wilayah Kecamatan Katapang.
Ia menilai, keberadaan LKBH dapat menjadi ruang bagi guru untuk mendapatkan informasi dan konsultasi ketika menghadapi persoalan yang berkaitan dengan hukum. Sementara BAZNAS juga memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman mengenai zakat serta bagaimana zakat dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Harapan untuk guru khususnya yang ada di Kecamatan Katapang, kita berharap dengan adanya sosialisasi ini terkait dengan BAZNAS, Badan Amil Zakat Nasional, kemudian dengan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum, bisa menjadi sebuah komunikasi,” tuturnya.
Usep berharap, dengan semakin terbukanya komunikasi antara guru dengan lembaga terkait, para pendidik dapat menjalankan tugasnya dengan lebih tenang, percaya diri, dan profesional.
Ia juga menekankan pentingnya membangun keberanian bagi para guru untuk terus melangkah dalam memajukan dunia pendidikan tanpa dihantui kekhawatiran yang sebenarnya dapat diselesaikan melalui komunikasi dan konsultasi yang tepat.
Baca juga : Pemkab Bandung Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, KDS Tekankan Pengawasan dan Integritas
“Harapannya guru-guru itu tidak takut untuk melangkah, tidak takut untuk memuliakan pendidikan, bahkan akan lebih lancar lagi, di mana setiap komponen yang ada dalam keguruan itu bisa terlaksana dengan baik,” ungkapnya.
Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan
Menurut Usep, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh guru, tetapi juga membutuhkan dukungan dari berbagai komponen, mulai dari pemerintah, organisasi profesi, lembaga hukum, lembaga sosial, hingga masyarakat.
Karena itu, kolaborasi antara PGRI, Dinas Pendidikan, BAZNAS, dan LKBH dinilai menjadi langkah positif dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih kuat. Guru sebagai garda terdepan pendidikan membutuhkan dukungan, perlindungan, sekaligus akses terhadap informasi yang dapat menunjang pelaksanaan tugasnya.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan sosialisasi, tetapi dapat terus dikembangkan menjadi komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan.
“Harapannya tentu pendidikan semakin meningkat, khususnya di Kecamatan Katapang dan Kabupaten Bandung,” pungkas Usep Iwan Pandiana, S.Pd., SD, selaku Ketua PGRI Cabang Kabupaten Bandung.
Dengan adanya sinergi tersebut, diharapkan para guru semakin memahami hak dan kewajibannya, memiliki pengetahuan hukum yang memadai, serta mampu menjalankan tugas pendidikan secara profesional. Pada akhirnya, penguatan kapasitas guru diharapkan turut memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bandung.
Reporter : Yun.s





