Home / Hukum & Politik / Krisna Alamsah Apresiasi Reses Bapak Cucun Ahmad Syamsurijal yang Himpun Ribuan Kader PKB di SOR Si Jalak Harupat

Krisna Alamsah Apresiasi Reses Bapak Cucun Ahmad Syamsurijal yang Himpun Ribuan Kader PKB di SOR Si Jalak Harupat

Kabupaten Bandung, Jabar — Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKB, Krisna Alamsah, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan reses yang digelar Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal, di SOR Si Jalak Harupat, pada 2 Maret 2026.

Wakil Ketua DPR RI tersebut melaksanakan Reses III Tahun Sidang 2025–2026 yang dipusatkan di Gimnasium Si Jalak Harupat. Kegiatan bertema “Silaturahim Ramadan” itu dihadiri ribuan kader PKB dari berbagai wilayah Kabupaten Bandung dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Cucun menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda formal, tetapi ruang strategis untuk memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan konstituennya. Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi ke-12 bersama para kader PKB dalam rangkaian reses tahun ini.
“Reses ini bukan hanya kewajiban konstitusional, tetapi momentum memastikan perjuangan kita tetap sejalan dengan kebutuhan masyarakat. Para kader adalah ujung tombak perjuangan partai. Tanpa kerja keras mereka, kami tidak mungkin berdiri di sini,” ujarnya.

Sebagai legislator dari daerah pemilihan Jawa Barat II, Cucun menegaskan komitmennya untuk terus menjadi jembatan aspirasi masyarakat. Ia menekankan bahwa penyampaian aspirasi tidak boleh berhenti pada periode pemilu.

“Apa pun aspirasi masyarakat, sampaikan kepada kami. Kami siap memperjuangkannya. Aspirasi tidak terbatas momentum lima tahunan, tetapi harus terus diperjuangkan,” tegasnya.

Baca juga : BMH dan Askrindo Syariah adakan Doa dan Buka Bersama Yatim dan Dhuafa di Cibuntu

Cucun juga menyoroti pentingnya peningkatan layanan kesehatan, termasuk akses terhadap program BPJS Kesehatan. Ia memastikan siap mengawal berbagai persoalan yang dialami masyarakat dalam layanan kesehatan.

Di sektor pendidikan, ia menekankan tidak boleh ada anak di Kabupaten Bandung yang putus sekolah karena alasan ekonomi. Program seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan beasiswa lain harus tepat sasaran.

“Mulai dari SD, SMP, hingga SMA, semua harus mendapatkan akses pendidikan. Tidak boleh ada warga yang tidak sekolah,” ujarnya.
Selain itu, Cucun menyoroti pentingnya pengawasan terhadap program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) agar tepat sasaran.

“Program BSPS harus dikawal. Jangan sampai yang lebih berhak tidak mendapatkan bantuan. Kader harus hadir memastikan keadilan,” katanya.
Di bidang infrastruktur, ia menegaskan komitmennya mendorong percepatan pembangunan dan perbaikan akses di wilayah Kabupaten Bandung yang dinilai masih membutuhkan perhatian lebih.

Menutup sambutannya, Cucun mengapresiasi soliditas dan militansi kader PKB. Menurutnya, kekuatan partai tidak diukur dari materi, melainkan semangat perjuangan kolektif.

“Bukan soal nilai, tetapi soal perjuangan. Ribuan kader yang hadir hari ini adalah bukti bahwa kita tetap solid dan siap berjuang bersama,” pungkasnya.

 

Reporter : Yun.s

 

 

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *