KABUPATEN BANDUNG Qjabar — Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di tahun 2027 mendatang menjadi momentum penting bagi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan dan masa depan desa. Di tengah dinamika tersebut, muncul sosok H.Rusnanda Purnawirawan TNI, salah seorang putra daerah yang menyatakan kesiapan untuk mengabdikan diri melalui pencalonan sebagai Kepala Desa Kutawaringin Kecamatan Kutawaringin ,Kabupaten Bandung.
Pak Enda panggilan akrabnya Lahir dan besar di lingkungan masyarakat Desa Kutawaringin, H.Rusnanda mengaku memahami berbagai persoalan dan potensi yang dimiliki wilayahnya. Kedekatannya dengan masyarakat menjadi salah satu pengalaman yang membentuk pandangannya mengenai pentingnya pelayanan pemerintahan desa yang terbuka, responsif, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
Dalam perjalanan hidupnya, H.Rusnanda memiliki pengalaman sebagai mantan TNI dan dibidang organisasi kemasyarakatan Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran dalam memahami kebutuhan masyarakat serta dinamika pembangunan di tingkat desa.
Menurut H. Rusnanda, jabatan kepala desa bukan sekadar kedudukan atau kewenangan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, 31 Oktober 2026.
Mengusung Perubahan dan Pembangunan Desa
Dalam pencalonannya, H.Rusnada menyampaikan sejumlah gagasan yang ingin diwujudkan apabila mendapatkan kepercayaan masyarakat.
Baca juga : Bupati KDS: Bandung Bedas Festival 2026 Semangat “Festivalnya Pemuda Kabupaten Bandung”
Beberapa perhatian yang menjadi fokusnya antara lain peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengembangan potensi desa, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga menilai bahwa pembangunan desa harus melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, lembaga desa, hingga kelompok masyarakat lainnya.
“Jika masyarakat memberikan kepercayaan kepada saya, tentunya amanah tersebut akan dijalankan dengan sebaik-baiknya. Saya ingin membangun desa bersama masyarakat, bukan berjalan sendiri,” ungkapnya.
Mengutamakan Kebersamaan dan Transparansi
Selain pembangunan fisik, H. Rusnanda juga menaruh perhatian terhadap pentingnya tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.
Menurutnya, keterbukaan dalam pengelolaan anggaran desa, pelayanan administrasi, serta pelibatan masyarakat dalam musyawarah menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik.
Ia berharap, perbedaan pilihan dalam Pilkades tidak menjadi penyebab perpecahan di tengah masyarakat. Sebaliknya, pesta demokrasi tingkat desa harus menjadi sarana memperkuat persatuan dan kebersamaan.
“Siapa pun yang nantinya mendapatkan amanah masyarakat, persaudaraan dan kerukunan warga harus tetap dijaga. Desa ini milik kita bersama,” tuturnya.
Komitmen Mengabdi untuk Masyarakat
Bagi H.Rusnanda, pencalonan sebagai Kepala Desa merupakan bentuk ikhtiar untuk berkontribusi lebih besar terhadap kemajuan kampung halaman.
Ia berharap seluruh tahapan Pilkades dapat berjalan dengan aman, tertib, demokratis, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan.
Dengan membawa pengalaman, gagasan, serta komitmen pengabdian, H.Rusnanda menyatakan siap mengikuti seluruh tahapan kontestasi Pilkades Desa Kutawaringin.
Masyarakat pun diharapkan dapat mengenal setiap calon secara objektif, mempertimbangkan rekam jejak, gagasan, serta program yang disampaikan sebelum menentukan pilihan.
Reporter : Yun.s

