KABUPATEN BANDUNG Qjabar — Kondisi jalan yang amblas di kawasan Kampung Bayongbong RT 02 hingga Kampung Pasir Singga RT 03 RW 10, Desa Sindangpanon, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, dikeluhkan warga. Kerusakan badan jalan yang telah berlangsung selama kurang lebih empat bulan tersebut dinilai mengganggu aktivitas masyarakat dan berpotensi membahayakan keselamatan para pengguna jalan.
Kondisi jalan yang mengalami amblas itu menjadi perhatian warga, terutama masyarakat yang setiap hari melintasi jalur tersebut untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Kerusakan pada badan jalan dikhawatirkan semakin parah apabila tidak segera mendapatkan penanganan dari pihak terkait.
Warga menilai, kondisi jalan yang tidak kunjung diperbaiki selama berbulan-bulan sangat disayangkan. Pasalnya, jalan tersebut merupakan salah satu akses yang digunakan masyarakat untuk menunjang mobilitas sehari-hari, baik untuk keperluan pekerjaan, kegiatan ekonomi, maupun aktivitas lainnya.
Kerusakan badan jalan yang dibiarkan terlalu lama juga menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Pengguna jalan harus lebih berhati-hati ketika melintas, terutama saat kondisi jalan ramai atau ketika pengendara kurang mengetahui adanya bagian jalan yang amblas, Selasa 27 Oktober 2026.
Apabila tidak segera dilakukan perbaikan, kondisi tersebut dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Terlebih, pengguna jalan yang melintas dengan sepeda motor berpotensi mengalami kesulitan ketika harus melewati bagian jalan yang rusak.
Salah seorang warga, Jajang, mengungkapkan keluhannya terhadap kondisi jalan tersebut. Sebagai warga yang sehari-hari menggunakan akses jalan itu, ia berharap kerusakan yang telah berlangsung selama empat bulan bisa segera mendapatkan perhatian serius dari pemerintah setempat maupun dinas terkait.
Menurutnya, kondisi jalan yang amblas tidak seharusnya dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut kenyamanan dan keselamatan masyarakat. Ia berharap adanya langkah nyata untuk memperbaiki kerusakan tersebut sebelum menimbulkan dampak yang lebih serius.
Jajang secara khusus meminta Pemerintah Desa Sindangpanon agar segera menindaklanjuti keluhan warga dengan melakukan pengecekan kondisi jalan serta berkoordinasi dengan instansi yang memiliki kewenangan dalam penanganan infrastruktur jalan.
Selain pemerintah desa, ia juga berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bandung dapat turun langsung untuk memeriksa kondisi kerusakan dan menentukan langkah penanganan yang tepat.
Baca juga : Pimpin Rakor Pemda, KDS Tagih Komitmen Kepala OPD Tingkatkan PAD dan Serapan Anggaran
“Harapan kami, jalan yang amblas ini segera diperbaiki. Sudah sekitar empat bulan kondisinya seperti ini, sementara setiap hari ada warga yang melintas. Jangan sampai menunggu terjadi kecelakaan terlebih dahulu baru dilakukan perbaikan,” demikian harapan yang disampaikan warga terkait kondisi jalan tersebut.
Warga berharap pemerintah tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga mengambil langkah konkret agar kerusakan jalan dapat segera ditangani. Penanganan yang cepat dinilai penting untuk mencegah kerusakan semakin meluas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Di sisi lain, pemeriksaan teknis diperlukan untuk mengetahui penyebab amblasnya badan jalan, sehingga perbaikan yang dilakukan nantinya dapat sesuai dengan kondisi lapangan dan tidak sekadar bersifat sementara.
Masyarakat juga berharap adanya komunikasi yang jelas dari pihak terkait mengenai rencana penanganan jalan tersebut. Dengan demikian, warga dapat mengetahui perkembangan tindak lanjut atas keluhan yang telah disampaikan.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan mengenai langkah penanganan maupun jadwal perbaikan dari Pemerintah Desa Sindangpanon dan Dinas PUTR Kabupaten Bandung terkait kerusakan jalan tersebut.
Warga berharap keluhan ini segera mendapat respons, mengingat infrastruktur jalan merupakan fasilitas penting yang menunjang aktivitas masyarakat. Perbaikan jalan yang rusak bukan hanya berkaitan dengan kenyamanan berkendara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan pengguna jalan.
Masyarakat pun menantikan perhatian dan tindakan nyata dari pihak berwenang agar akses jalan di Kampung Bayongbong hingga Kampung Pasir Singga, Desa Sindangpanon, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, dapat kembali digunakan dengan aman dan nyaman.
Reporter : Yun.s

