SUMEDANG Qjabar – Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Jawa Barat mendukung penyelenggaraan Halaqah Kubro dan Islamic Scout Camp of Hidayatullah (ISCH) Jawa Barat Tahun 2026 yang berlangsung pada Rabu–Jumat, 21–23 Oktober 2026, di Bumi Perkemahan Kiara Payung, Desa Sindangsari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Kegiatan yang diikuti oleh santri, guru, dan dai Hidayatullah se-Jawa Barat ini menjadi momentum untuk memperkuat karakter, kemandirian, kepemimpinan, serta ukhuwah Islamiyah di kalangan generasi muda.
Mengusung tema “Sako Pramuka Hidayatullah: Mengaji Alam, Membentuk Generasi Gemilang”, kegiatan ini membawa motto “Belajar dari Alam, Taat pada Tuhan”. Selama perkemahan, para peserta diajak membangun budaya belajar di alam, bertumbuh dalam ukhuwah, serta berkhidmat untuk umat dan bangsa.
Baca juga : Grup Gambus Al-Basith Meriahkan Penutupan MTQ ke-48 Tingkat Kabupaten Bandung dengan Lantunan Lagu Religi
ISCH 2026 merupakan hasil kolaborasi BMH Jawa Barat, DPW Hidayatullah Jawa Barat, Sako Pramuka Hidayatullah, dan Sekolah Integral Hidayatullah di Jawa Barat. Kolaborasi ini menjadi wujud sinergi dalam menghadirkan pendidikan karakter yang memadukan nilai-nilai keislaman, keterampilan kepramukaan, dan pengalaman belajar langsung di alam terbuka.
Kepala Perwakilan BMH Jawa Barat, Marsono, menyampaikan, BMH mendukung penuh kegiatan Islamic Scout Camp Hidayatullah ini. Kami berharap kegiatan ini menjadi ruang bagi adik-adik santri dan siswa untuk saling mengenal, memperkuat persaudaraan, serta belajar dari pengalaman masing-masing. Harapannya, mereka tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, mandiri, tangguh, dan memiliki kepedulian terhadap umat dan bangsa,” ungkap Marsono.
Ketua Panitia ISCH 2026, Didin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BMH yang telah memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan ini.
Ia menjelaskan, Islamic Scout Camp Sako Pramuka Hidayatullah Jawa Barat 2026 dirancang bukan sekadar sebagai kegiatan perkemahan, melainkan juga sebagai sarana pendidikan dan pembinaan generasi muda.
Selama pelaksanaan ISCH 2026, peserta mengikuti beragam aktivitas pembinaan, keterampilan, dan perlombaan yang dirancang secara edukatif, menarik, menantang, serta menyenangkan.
ISCH 2026 juga menjadi bagian dari momentum peringatan Hari Santri. Salah satu agenda yang direncanakan adalah upacara Hari Santri dengan seluruh peserta mengenakan busana khas santri, yakni peci hitam, baju koko putih, dan sarung. Nuansa tersebut menjadi simbol kecintaan terhadap tradisi pesantren, semangat perjuangan santri, dan komitmen menjaga nilai-nilai keislaman.
BMH Konsisten Mendukung Pembinaan Generasi Muda
Dukungan BMH terhadap Islamic Scout Camp Hidayatullah bukan kali pertama dilakukan. Pada penyelenggaraan sebelumnya, BMH juga turut memberikan dukungan sebagai bagian dari komitmen lembaga dalam mendukung pendidikan, dakwah, dan pembinaan generasi muda.
Melalui dukungan ini, BMH berharap kegiatan ISCH terus berkembang menjadi ruang pembelajaran yang mampu melahirkan generasi muslim yang berakhlak mulia, memiliki jiwa kepemimpinan, mandiri, terampil, serta siap berkontribusi bagi masyarakat.
Dengan semangat “Belajar dari Alam, Taat pada Tuhan”, Islamic Scout Camp Hidayatullah Jawa Barat 2026 diharapkan tidak hanya meninggalkan pengalaman berkemah bagi para peserta, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kehidupan yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah, pesantren, keluarga, dan masyarakat.
Dukungan BMH terhadap kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menyiapkan generasi gemilang yang kuat secara spiritual, matang dalam karakter, dan siap berkhidmat untuk umat dan bangsa.
Reporter : A Juhana

