KABUPATEN BANDUNG, Qjabar – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bandung kembali menggelar kegiatan Perkim Talk #3 dengan mengangkat tema “Peningkatan Partisipasi dan Kesadaran Keluarga dalam Mewujudkan Lingkungan Sehat dan Rumah Layak Huni” pada Selasa, 9 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung di gedung Dewi Sartika Kabupaten Bandung ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menciptakan lingkungan yang sehat, aman, nyaman, dan berkelanjutan.
Acara tersebut juga menjadi wadah edukasi bagi masyarakat untuk lebih aktif berpartisipasi dalam menjaga kualitas lingkungan tempat tinggal serta mendukung terwujudnya rumah layak huni bagi seluruh warga.
Perkim Talk #3 menghadirkan berbagai pemangku kepentingan yang bergerak di bidang perumahan, permukiman, dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Bandung.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Bandung, Ny. Emma Dety Dadang Supriatna, memberikan perhatian khusus terhadap pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membangun lingkungan yang sehat. Menurutnya, keluarga memiliki peran strategis dalam menanamkan pola hidup bersih dan sehat sejak dini, sekaligus menjaga keberlangsungan lingkungan yang nyaman untuk generasi mendatang.
Ia menegaskan bahwa rumah bukan hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai pusat pembinaan karakter, pendidikan keluarga, serta tempat tumbuh dan berkembangnya generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, kualitas rumah dan lingkungan sekitar harus menjadi perhatian bersama.
“Kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah rumah tangga, sanitasi yang baik, serta pemeliharaan rumah yang layak merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga,” ujarnya.
Baca juga : Ketua Karang Taruna Kabupaten Bandung Berikan Pemahaman Organisasi Kepada Siswa SAIS School
Kegiatan Perkim Talk #3 juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung berbagai program pembangunan permukiman. Salah satu fokus utama yang dibahas adalah pentingnya partisipasi aktif warga dalam menjaga fasilitas umum, ruang terbuka, saluran drainase, serta menciptakan lingkungan yang bebas dari berbagai permasalahan kesehatan.
Selain itu, program rumah layak huni yang selama ini dijalankan Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Disperkimtan terus didorong agar mampu memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat. Program tersebut tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik rumah, tetapi juga menciptakan lingkungan permukiman yang sehat, aman, dan memiliki akses terhadap sarana dasar yang memadai.
Melalui forum diskusi seperti Perkim Talk, masyarakat diharapkan dapat memperoleh wawasan baru mengenai pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan kawasan permukiman yang berkualitas.
Kesadaran kolektif masyarakat dinilai menjadi faktor kunci keberhasilan berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah.
Ditambahkan Sekdis Disperkimtan Kabupaten Bandung Cecep mulyana, S,T., M.T. menegaskan bahwa pembangunan perumahan dan kawasan permukiman tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah semata. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan, serta dunia usaha agar tercipta lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.
Dengan terselenggaranya Perkim Talk #3, Pemerintah Kabupaten Bandung berharap kesadaran masyarakat mengenai pentingnya rumah layak huni dan lingkungan sehat semakin meningkat. Melalui partisipasi aktif keluarga dan masyarakat, visi mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing dapat tercapai secara berkelanjutan.
Perkim Talk #3 menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam terus menghadirkan ruang edukasi dan komunikasi publik guna memperkuat peran keluarga sebagai agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman, dan layak huni bagi seluruh masyarakat.
Reporter : Yun.s





