Kab.Bandung Qjabar – Wakil Ketua III, Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi Demokrat, laksanakan reses masa sidang I tahun 2025, di Cafe Anggur, Desa Pameuntasan Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung (7/11/2025).
Pada kesempatan tersebut Dr. Hailuki mengatakan, secara moral reses dilakukan dengan pemilih, bukan berarti diskriminasi, tetapi harus memperioritaskan pemilih duluh, baru kemudian dengan masyarakat secara umum.
Salah satu contoh dalam hal ini, saya melihat di Desa Cibodas yang selama ini bertahun – tahun warga menggunakan air untuk keperluan sehari – hari menggunakan air dari selokan, karena melihat situasinya sangat dibutuhkan maka saya membuatkan sarana air bersih untuk keperluan masyarakat tersebut, padahal saya sebagai wakil rakyat belum mendapatkan aspirasi, karena yang mendapatkan dewan terdahulu, maka demi kepentingan masyarakat saya berusaha merealisasikan keinginan masyarakat tersebut.
“Nah itulah fungsi dewan, meskipun di Desa Cibodas saya belum tahu apakah memilih saya atau tidak, tetapi secara keseluruhan mereka masyarakat yang sangat membutuhkan maka sayapun membantu, ini demi masyarakat.
Dalam hal ini juga Hailuki menyampaikan bahwa, Pemerintah Pusat mengurangi anggaran ke Kabupaten Bandung kurang lebih mencapai Rp. 1 triliun untuk tahun tahun 2026, menyikapi dikuranginya anggaran ke Kabupaten tersebut, tentunya harus mengambil langkah – langkah yang strategis.
Ada langkah yang harus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung, pertama mengali berbagai potensi untuk meningkatkan PAD, dan yang kedua untuk menghemat anggaran pengeluaran, seperti halnya di DPRD Kabupaten Bandung melakukan penghenatan anggaran sampai 50 persen, atau sekitar 8 miliar, dan sekarang anggota dewan tidak bisa melakukan seperti dewan terdahulu, adapun yang bisa dilakukan hanya tertentu saja.
Dalam hal ini banyak hal yang belum tergali, sehingga PAD Kabupaten Bandung belum tercapai target, hal itu perlunya digali berbagai potensi, seperti halnya lahan yang ada di Balong Gede Kota Bandung yang sekarang dikelola oleh ornas, yang sekarang menghasilkan 30 juta perhari tetapi tidak ada masukan ke pemerintah daerah, hal itu kalau bisa dibenahi tentunya bisa ada pemasukan, belum lagi lahan yang ada di Arcamanik, Jalak Harupat,belum lagi dari pakir oleh karena itu semua harus dibenahi.
Sementara itu Camat Kutawaringin, Drs. H. Asep Ruswandi M. Si mengatakan, ucapan terimakasih atas kehadiran anggota dewan untuk kegiatan reses diwilayah Kecamatan Kutawaringin, dan momen ini merupakan kesempatan buat masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, oleh sebab itu manfaatkan momen reses ini sebaik – baiknya.
Terkait hal yang lain, terutama masalah pelayanan, silahkan datang ke kecamatan untuk mengurusnya baik itu KK, KTP, Kematian dan lain sebagainya secara gratis, tak lupa juga untuk selalu mendukung prpgram Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten Bandung mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih dan program – program lainnya.
Reporter : Yun.s









