Kabupaten Bandung, Qjabar – Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Bandung menggelar Grand Final Duta Pajak Kabupaten Bandung Tahun 2026 yang berlangsung meriah di Hotel Sultan Raja Soreang, Rabu (6/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya pajak bagi pembangunan daerah.
Acara grand final tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Dr. H. M. Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si., Bunda Literasi Kabupaten Bandung, Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Bandung Erwan Kusuma, para tim juri dari berbagai unsur, tamu undangan, serta para finalis Duta Pajak yang sebelumnya telah melalui berbagai tahapan seleksi.
Suasana kegiatan berlangsung penuh antusias dan semangat. Para finalis tampil percaya diri menunjukkan kemampuan, wawasan, serta kreativitas mereka dalam menyampaikan edukasi mengenai pentingnya kesadaran membayar pajak kepada masyarakat. Penampilan para peserta dinilai langsung oleh dewan juri dari berbagai unsur berdasarkan kemampuan komunikasi, pengetahuan perpajakan, serta inovasi dalam mengkampanyekan budaya taat pajak, (Rabu 6 Mei 2026).
Baca juga : 17 Koramil Se-Kabupaten Bandung Adu Ketangkasan di Lomba KBB Piala Dandim 0624
Dalam sambutannya, Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan apresiasi kepada Dispenda Kabupaten Bandung yang telah menginisiasi kegiatan Grand Final Duta Pajak sebagai sarana edukasi kepada masyarakat, khususnya kalangan muda.
Menurutnya, pajak memiliki peran sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah, mulai dari pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, hingga berbagai program kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bandung.
Bupati Bandung juga berharap melalui kegiatan tersebut dapat lahir generasi muda yang mampu menjadi pelopor dan agen perubahan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait kewajiban membayar pajak.
“Duta Pajak ini diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pajak untuk pembangunan Kabupaten Bandung. Karena hasil pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali lagi untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Dadang Supriatna juga menekankan pentingnya inovasi dan pendekatan kreatif dalam mensosialisasikan pajak di era digital saat ini. Ia menilai generasi muda memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat melalui media sosial maupun berbagai kegiatan edukatif lainnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Bandung Erwan Kusuma mengatakan bahwa kegiatan Grand Final Duta Pajak 2026 merupakan bagian dari program Dispenda untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membayar pajak daerah.
Menurutnya, keberadaan Duta Pajak diharapkan mampu membantu pemerintah daerah dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai manfaat pajak bagi pembangunan dan kemajuan Kabupaten Bandung.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, agar lebih memahami pentingnya pajak daerah sebagai salah satu sumber pendapatan utama dalam pembangunan,” ungkap Erwan Kusuma.
a menambahkan, para finalis Duta Pajak nantinya tidak hanya menjadi simbol atau ikon semata, tetapi juga diharapkan aktif dalam berbagai kegiatan sosialisasi dan edukasi perpajakan di tengah masyarakat.
Kegiatan Grand Final Duta Pajak Kabupaten Bandung 2026 berlangsung dengan penuh kemeriahan dan mendapat sambutan positif dari para peserta maupun tamu undangan yang hadir. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum penting dalam membangun budaya sadar pajak demi mendukung kemajuan pembangunan di Kabupaten Bandung.
Reporter : Yun.s




