BerandaRagam BeritaKNPI Kabupaten Bandung Perkuat Konsolidasi Organisasi Lewat Musyawarah Kecamatan

KNPI Kabupaten Bandung Perkuat Konsolidasi Organisasi Lewat Musyawarah Kecamatan

Date:

Berita Terkini

spot_imgspot_img

Kabupaten Bandung Qjabar – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bandung terus melaksanakan Musyawarah Kecamatan (Muscam) secara serentak di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Bandung. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda organisasi yang digelar setiap tiga tahun sekali sebagai amanat periodisasi kepengurusan KNPI.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Bandung Rifki Fauzi, S.E., menjelaskan bahwa pelaksanaan Muscam di setiap kecamatan tidak hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi terhadap kepengurusan sebelumnya melalui penyampaian laporan pertanggungjawaban.

“Hari ini kebetulan pelaksanaan Muscam berlangsung di Kecamatan Baleendah. Namun secara keseluruhan, Musyawarah Kecamatan sedang dilaksanakan secara serentak di seluruh kecamatan di Kabupaten Bandung. Karena periodisasi kepengurusan KNPI hanya berlangsung selama tiga tahun, maka seluruh proses regenerasi kepemimpinan dilaksanakan dalam waktu yang sama,” ujarnya, Jum’at 26 Juni 2026.

Baca juga : Atasi Banjir, Pemkab Bandung Siapkan Lahan Relokasi Bojongsoang

Menurutnya, Muscam merupakan sarana untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menghidupkan kembali partisipasi para pemuda melalui Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP). DPD KNPI Kabupaten Bandung berharap semakin banyak generasi muda yang terlibat aktif dalam organisasi sehingga KNPI dapat menjadi wadah yang benar-benar mengakar di tengah masyarakat.

Ia menegaskan bahwa KNPI harus mampu merangkul seluruh potensi pemuda yang ada di setiap kecamatan, bahkan hingga ke tingkat desa. Meskipun secara struktur organisasi KNPI hanya memiliki kepengurusan sampai tingkat kecamatan, semangat pembinaan dan pemberdayaan pemuda harus mampu menjangkau seluruh wilayah.

Ketua DPD KNPI Rifki Fauzi, S.E., juga mengakui bahwa selama ini KNPI kerap dipandang sebagai organisasi yang eksklusif. Hal tersebut disebabkan aturan organisasi yang mengharuskan calon pengurus berasal dari Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP). Namun demikian, pihaknya kini membuka ruang yang lebih luas melalui keterlibatan pemuda potensial, yaitu para pemuda yang memiliki kapasitas dan kepedulian terhadap pembangunan meskipun belum aktif dalam organisasi kepemudaan.

“Melalui skema pemuda potensial ini, kami memberikan kesempatan kepada generasi muda yang memiliki kemampuan dan semangat berkontribusi agar bisa ikut bergabung dan berperan di KNPI. Ini menjadi salah satu strategi untuk memperluas partisipasi pemuda di setiap wilayah,” jelasnya.

Ia menilai strategi tersebut mulai menunjukkan hasil yang positif. Selama pelaksanaan Musyawarah Kecamatan tahun ini, terjadi peningkatan partisipasi pemuda dibandingkan periode sebelumnya. Tidak hanya jumlah peserta yang hadir, tetapi juga semakin banyak pemuda yang menyatakan keinginan untuk aktif bergabung dalam kepengurusan KNPI di tingkat kecamatan.

DPD KNPI Kabupaten Bandung berharap regenerasi kepemimpinan yang tengah berlangsung mampu melahirkan kader-kader muda yang memiliki integritas, semangat kolaborasi, serta mampu menjadi motor penggerak pembangunan di daerah. Dengan semakin besarnya keterlibatan pemuda dari berbagai latar belakang organisasi maupun komunitas, KNPI diharapkan dapat terus menjadi rumah bersama bagi seluruh potensi kepemudaan di Kabupaten Bandung.

 

Reporter : Yun.s

Q Jabar

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini