BerandaRagam BeritaDDV Cirebon Gandeng Agen Kebaikan BMH dan Lintas Komunitas Tanam 500 Mangrove...

DDV Cirebon Gandeng Agen Kebaikan BMH dan Lintas Komunitas Tanam 500 Mangrove di Mertasinga

Date:

Berita Terkini

Ketua KNPI PK Soreang Alvio Gustaf Nugraha Siapkan Strategi Satukan Pemuda dan Tekan Pengangguran

Kabupaten Bandung, Qjabar – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia...

BKC Bupati Cup 2 Resmi Digelar, Tekankan Sportivitas dan Mental Juara

TASIKMALAYA, QJabar – Kejuaraan Antar Dojo Bandung Karate Club...

BMH Cirebon Bersama KKN UIN Siber Syekh Nurjati Hadirkan Indonesia Bercerita di Desa Sambeng

Cirebon Qjabar – Suasana ceria dan penuh antusiasme mewarnai...

Muscam KNPI Kecamatan Soreang Digelar, Alvio Gustaf Nugraha Terpilih Pimpin Periode 2026–2029

Kabupaten Bandung, Qjabar – Musyawarah Kecamatan (Muscam) Komite Nasional...

Tangani Banjir, Bupati KDS Sebut Akan Bangun 2 Danau di Tegalluar dan Sukamanah Kabupaten Bandung 

KABUPATEN BANDUNG Qjabar - Bupati Bandung Dadang Supriatna melaksanakan...
spot_imgspot_img

Cirebon Qjabar – Ancaman abrasi pantai dan penurunan kualitas ekosistem di wilayah pesisir Kabupaten Cirebon kian memicu kekhawatiran banyak pihak. Menanggapi urgensi kelestarian lingkungan laut tersebut, sebuah gerakan restorasi hijau skala besar sukses digelar melalui kolaborasi lintas komunitas untuk mengembalikan fungsi sabuk hijau pantai.

Kegiatan bertajuk “Aksi Menanam 500 Pohon Mangrove” ini diinisiasi secara apik oleh Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Chapter Cirebon dengan menggandeng Agen Kebaikan serta Santri Pondok Pesantren Hidayatullah Cirebon sebagai mitra penggerak utama. Tidak sekadar aksi internal, DDV Cirebon juga merangkul jajaran birokrasi dan puluhan organisasi pemuda serta media untuk bersinergi.

Tercatat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon dan Pemerintah Desa Mertasinga turut mengawal langsung jalannya aksi ini.

Baca juga : Tangani Banjir, Bupati KDS Sebut Akan Bangun 2 Danau di Tegalluar dan Sukamanah Kabupaten Bandung 

Kekuatan kolaborasi ini semakin nyata dengan keterlibatan aktif dari Forum Pecinta Sungai, KANEBO Altisa Mulya, serta aliansi mahasiswa lintas organisasi seperti GenBI Cirebon, GeBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC), HMI Komisariat Addin UIN SSC, LPM Fatsoen UIN SSC, hingga tim KKN Kelompok 119 dan 47 UIN SSC. Sektor swasta dan media lokal, seperti Batik Hafiyan Trusmi serta Cirebon Suara, juga ambil bagian dalam mendukung publikasi dan operasional gerakan lingkungan ini.

Aksi penyelamatan lingkungan pesisir ini dipusatkan di kawasan pesisir Desa Mertasinga, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Wilayah ini dipilih karena karakteristik pantainya yang memerlukan penguatan vegetasi hutan bakau guna menahan gempuran ombak laut Jawa yang berpotensi mengikis daratan pemukiman warga.

Gerakan menanam harapan ini dilaksanakan secara serentak pada hari Minggu, 2 Agustus 2026, yang dimulai sejak pukul 13.00 WIB hingga selesai. Di bawah cuaca pesisir yang terik, atmosfer kebersamaan justru semakin membakar semangat ratusan relawan yang hadir di lokasi. Latar belakang pelaksanaan aksi ini bertumpu pada kesadaran bersama bahwa menjaga ekosistem pesisir adalah investasi jangka panjang. Penanaman 500 bibit mangrove ini bertujuan meminimalisasi laju abrasi, memulihkan habitat biota laut, serta menyediakan udara yang lebih bersih. Langkah ini juga menjadi simbol warisan lingkungan yang lebih asri bagi generasi mendatang, agar mereka tidak memanen bencana akibat kelalaian generasi hari ini.

Dalam pelaksanaannya, proses penanaman dilakukan secara manual dan gotong-royong oleh seluruh elemen yang hadir. Para relawan, mahasiswa KKN, dan santri turun langsung ke area lumpur pantai untuk menancapkan bibit-bibit mangrove satu per satu secara presisi agar tidak hanyut terbawa arus pasang.

“Dengan kegiatan ini menjadi edukasi dan pembelajaran dengan aksi nyata langsung terjun dilapangan bukan hanya sebuah teori di kelas dan bisa dirasakan manfaat nya” ujar ketua Agen Kebaikan Muhammad Lazuardi Ramadhani.

 

Perwakilan dari Agen Kebaikan dan Pondok Pesantren Hidayatullah Cirebon mengungkapkan rasa hormat mereka atas kesempatan kolaborasi berharga ini. Mereka menegaskan bahwa bersinergi dengan begitu banyak pihak yang memiliki frekuensi dan kepedulian yang sama terhadap bumi adalah sebuah berkah. Aksi ini ditutup dengan harapan bersama agar 500 mangrove yang ditanam dapat tumbuh subur dan menjadi awal dari gerakan-gerakan hijau berkelanjutan di masa depan, karena sebuah kebaikan akan tumbuh berdampak besar ketika dipupuk secara bersama-sama.

 

Reporter : A Juhana

 

Q Jabar

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini