Kabupaten Bandung Qjabar – Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), H. Tedi Supriadi, S.Pd.I., M.Si., melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun Sidang 2025–2026 di daerah pemilihan (Dapil) 2 yang meliputi Kecamatan Margaasih, Katapang, Margahayu dan Dayeuhkolot.
Kegiatan reses tersebut berlangsung di Desa Sukamukti, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, dan dihadiri oleh sejumlah tamu undangan serta masyarakat. Reses menjadi salah satu momentum penting bagi anggota DPRD untuk bertemu secara langsung dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai aspirasi, masukan, serta persoalan yang dihadapi warga di wilayah daerah pemilihannya.
Dalam kesempatan tersebut, H. Tedi Supriadi menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026.
“Selamat datang dan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang sudah menyempatkan waktunya untuk hadir dalam kegiatan reses ini. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua,” ujar Tedi Supriadi.
Menurutnya, reses tidak hanya menjadi sarana untuk menyampaikan program dan menjaring aspirasi masyarakat, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang edukasi terhadap berbagai persoalan yang berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat.
Baca juga : Semarak HUT ke-81 RI, Desa Cisaruni Tampilkan Seni Tradisional dan Pawai Jampana
Pada reses kali ini, Tedi Supriadi secara khusus menghadirkan pihak dari Dinas Kesehatan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai penyakit Tuberkulosis (TBC). Materi tersebut dinilai penting mengingat TBC merupakan salah satu persoalan kesehatan yang membutuhkan perhatian bersama, baik dari pemerintah maupun masyarakat.
“Kali ini kami mengundang dari Dinas Kesehatan dan akan membahas mengenai Tuberkulosis. Harapannya, para tamu undangan dan masyarakat bisa memahami apa itu TBC, bagaimana cara mencegahnya, serta bagaimana menangani permasalahan tersebut apabila ditemukan di lingkungan sekitar,” jelasnya.
Ia menilai, pengetahuan masyarakat mengenai TBC sangat diperlukan agar tidak terjadi kesalahpahaman maupun stigma terhadap penderita. Dengan adanya edukasi yang tepat, masyarakat diharapkan dapat lebih waspada terhadap gejala penyakit tersebut dan segera mengambil langkah yang tepat apabila menemukan indikasi TBC.
Selain membahas persoalan kesehatan, kegiatan reses juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi yang berkaitan dengan kebutuhan pembangunan di wilayah Dapil 2. Aspirasi tersebut nantinya dapat menjadi bahan masukan bagi H. Tedi Supriadi dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, maupun pengawasan sebagai anggota DPRD Kabupaten Bandung.
Tedi menegaskan bahwa dirinya akan terus berupaya memperjuangkan aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui kegiatan reses sesuai dengan kewenangan dan ketentuan yang berlaku. Menurutnya, pembangunan daerah harus dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat secara langsung.
Ia berharap kegiatan reses dapat berlangsung secara terbuka dan interaktif sehingga masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga dapat menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini mereka hadapi.
“Kami berharap melalui reses ini terjalin komunikasi yang baik antara masyarakat dengan anggota DPRD. Semua aspirasi yang disampaikan tentu akan kami tampung dan menjadi bahan untuk diperjuangkan sesuai dengan kemampuan serta kewenangan yang ada,” katanya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen H. Tedi Supriadi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat dari komisi D salah satunya masalah kesehatan. Dengan turun langsung ke tengah masyarakat, diharapkan berbagai persoalan yang muncul di tingkat bawah dapat diketahui secara lebih jelas dan menjadi bahan dalam menentukan kebijakan pembangunan Kabupaten Bandung ke depan.
Melalui kegiatan reses ini pula, masyarakat diharapkan semakin aktif berpartisipasi dalam pembangunan, termasuk dalam menjaga kesehatan lingkungan dan meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pencegahan penyakit menular seperti Tuberkulosis.
Reses Masa Sidang III Tahun Sidang 2025–2026 tersebut pun diharapkan dapat menghasilkan sejumlah masukan konkret yang nantinya dapat ditindaklanjuti dalam agenda DPRD Kabupaten Bandung, sehingga keberadaan wakil rakyat benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Dapil 2.
Reporter : Yun.s





