Tasikmalaya, QJabar – Kabar baik bagi para pengayuh becak di Kota Tasikmalaya. Sebanyak 220 unit becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto telah tiba di Kota Tasikmalaya pada Kamis (27/8/2026).
Ratusan becak listrik tersebut kini masih menunggu proses pendataan, penyelesaian administrasi, serta tahapan teknis sebelum diserahkan kepada para calon penerima manfaat.
Sementara itu, untuk wilayah Kabupaten Tasikmalaya, becak listrik bantuan tersebut untuk sementara disimpan di halaman Gedung Islamic Center Singaparna.
Kehadiran becak listrik ini merupakan bagian dari program modernisasi moda transportasi tradisional sekaligus upaya meningkatkan produktivitas dan meringankan beban fisik para pengayuh becak, khususnya mereka yang telah memasuki usia pra-lansia.
Kepala Dinas Sosial Kota Tasikmalaya, Rachman, S.Sos., M.Si., membenarkan bahwa Kota Tasikmalaya menerima sebanyak 220 unit becak listrik produksi PT Pindad melalui program bantuan Presiden Prabowo Subianto.
“Alhamdulillah Kota Tasikmalaya mendapatkan 220 unit becak listrik sesuai permintaan dalam proposal yang dikirimkan ke pusat,” kata Rachman melalui pesan WhatsApp, Sabtu (29/8/2026).
Menurutnya, penyusunan proposal tersebut dilakukan atas instruksi Wali Kota Tasikmalaya kepada Dinas Sosial pada Desember 2025.
“Untuk mengajukan permohonan agar Kota Tasikmalaya bisa menerima program modernisasi moda transportasi tradisional ini,” ungkapnya.
Rachman menjelaskan, penerima bantuan nantinya diprioritaskan bagi pengemudi becak kayuh yang telah memasuki usia pra-lansia. Program tersebut diharapkan dapat mengurangi beban fisik para pengemudi yang selama ini mengandalkan tenaga manual dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Namun, becak listrik tersebut belum langsung diserahkan kepada penerima. Dinas Sosial Kota Tasikmalaya masih menunggu instruksi dan tahapan selanjutnya dari pemerintah pusat.
Para calon penerima nantinya diwajibkan mengikuti pelatihan terlebih dahulu. Pelatihan tersebut untuk memberikan pemahaman mengenai cara pengoperasian sekaligus perawatan becak listrik sebelum unit resmi diserahkan.
Selain pendataan dan penyelesaian administrasi penerima bantuan, masing-masing unit juga akan menjalani pengecekan serta proses finishing instalasi untuk memastikan becak listrik siap digunakan.
Secara keseluruhan, Presiden Prabowo Subianto memberikan bantuan sebanyak 2.000 unit becak listrik. Bantuan tersebut menyasar masyarakat dengan usia minimal 55 tahun sebagai bagian dari upaya percepatan pengentasan kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (masdar)





