TASIKMALAYA , QJABAR – Semangat gotong royong mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kecamatan Kawalu. Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Kawalu menggelar pendidikan politik yang dirangkaikan dengan pembagian sembako kepada masyarakat, Minggu (23/8/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin Ketua PAC PDI Perjuangan Kawalu, Ipah Hanipah. Hadir pula Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya Dodo Rosada, Sekjen DPC Myftah Farid, Bendahara DPC Eti Guspitawati, serta jajaran pengurus lainnya.
Sekretaris PAC PDI Perjuangan Kecamatan Kawalu, Retno Riyanto, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut instruksi DPD dan DPC PDI Perjuangan.
“Alhamdulillah, kegiatan HUT RI ke-81 ini sesuai instruksi DPD dan DPC. PAC PDI Perjuangan Kecamatan Kawalu melaksanakan kegiatan dengan penuh khidmat. Antusias masyarakat juga sangat luar biasa,” ujar Retno.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 80 paket sembako dibagikan kepada masyarakat, dengan prioritas penerima dari kalangan lansia dan jompo.
Menurut Retno, kegiatan sosial seperti ini menjadi momentum penting untuk mendekatkan partai dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung.
“Dengan adanya kegiatan seperti ini, kita bisa lebih dekat dengan rakyat. PDI Perjuangan kan wong cilik, berarti kita harus dekat dengan rakyat dan memperhatikan apa yang diinginkan oleh rakyat. Kita serap, kita saring, kemudian kita laporkan ke DPC partai,” katanya.
Retno juga menyampaikan pesan kepada jajaran elite partai agar terus memperhatikan kader di tingkat bawah sehingga dapat bergerak maksimal memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Untuk para elite, saya berharap terus memperhatikan para kadernya supaya kader bisa bergerak maksimal memperjuangkan apa yang diinginkan oleh rakyat kecil di bawah,” ucapnya.
Di tengah kegiatan, persoalan kelangkaan air bersih akibat musim kemarau turut menjadi perhatian. Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya, Dodo Rosada, menegaskan perlunya koordinasi cepat dengan BPBD dan OPD terkait untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air.
“Sekarang kita sedang menghadapi musim kemarau dan di beberapa wilayah mulai terjadi kelangkaan air. Ini menjadi tugas kita bersama untuk berkoordinasi dengan BPBD dan OPD terkait agar masyarakat yang mengalami kesulitan air segera mendapatkan bantuan. Jangan sampai warga dibiarkan menghadapi persoalan ini sendiri,” tegas Dodo.
Menurutnya, momentum HUT RI ke-81 bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga harus menjadi pengingat pentingnya semangat gotong royong dan kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Momentum HUT RI ke-81 ini kita maknai dengan memperkuat barisan dan gotong royong. Pendidikan politik sangat penting agar kader semakin solid dan memahami arah perjuangan partai untuk terus hadir bersama rakyat,” ujarnya.
Retno Riyanto mengungkapkan, persoalan kekeringan menjadi perhatian serius bagi masyarakat Kawalu. Menurutnya, wilayah Kawalu termasuk kawasan yang relatif cepat mengalami kekeringan ketika musim kemarau berlangsung panjang.
“Kalau daerah Kawalu memang cukup miris. Ketika empat bulan dilanda kemarau, Kawalu termasuk daerah yang paling cepat mengalami kekeringan. Makanya kami juga membutuhkan informasi, ke mana dan kepada siapa untuk mencari atau meminta bantuan air bersih,” ungkap Retno.
Ia berharap persoalan tersebut dapat segera mendapatkan perhatian dari pihak terkait sehingga masyarakat tidak kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih.
Sementara itu, Retno berharap PDI Perjuangan ke depan semakin baik, terbuka, solid, dan tetap menjalankan roda organisasi sesuai AD/ART partai.
“Harapan ke depannya, semoga PDI Perjuangan lebih baik, lebih terbuka, lebih solid dan bergerak sesuai AD/ART partai,” pungkasnya.
Rangkaian peringatan HUT RI ke-81 tersebut menjadi momentum PAC PDI Perjuangan Kawalu untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat, menjalankan kerja-kerja sosial, menyerap aspirasi warga, sekaligus merespons persoalan yang tengah dihadapi masyarakat, termasuk ancaman kekeringan dan kelangkaan air bersih.
Reporter: AR A





