BerandaBirokrasiBupati KDS Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci, IKA PMII Didorong Hasilkan Rekomendasi Implementatif

Bupati KDS Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci, IKA PMII Didorong Hasilkan Rekomendasi Implementatif

Date:

Berita Terkini

Workshop Penguatan Transisi PAUD–SD dan MPLS Ramah Anak: Wujudkan Transisi HEBAT bagi Peserta Didik

Panumbangan, Ciamis — Dalam upaya memperkuat sinergi antara pendidikan...

Anggaran Rp 135 Miliar Dinkes Tasikmalaya Disorot, Diduga Mark Up dan Boros

Tasikmalaya, QJabar - Anggaran Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya tahun...

30 CPNS Universitas Siliwangi Jalani Tes Kesehatan di RS KHZ Musthafa

Tasikmalaya, QJabar – Rumah Sakit KHZ Musthafa Tasikmalaya melaksanakan...

Profil Singkat Pj Kepala Desa Jelegong Dede Risnandar Sulaeman,S.Sos

Kabupaten Bandung Qjabar - Profil Pj Desa Jelegong Nama:...
spot_imgspot_img

Kabupaten Bandung  Qjabar – Bupati Bandung Dadang Supriatna membuka Seminar Kebangsaan dan Rapat Kerja Pengurus Cabang Ikatan Alumni PMII (IKA PMII) Kabupaten Bandung, di Gedung Moch Toha Soreang, Minggu 3 Mei 2026.

Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi sekaligus ruang diskusi strategis bagi para alumni PMII dalam merumuskan program kerja yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Kang DS itu berharap seminar dan rapat kerja ini mampu melahirkan keputusan maupun inovasi, salah satunya dalam penanganan persoalan persampahan yang hingga kini masih menjadi tantangan di berbagai wilayah.

“Pemkab Bandung siap bekerjasama, berkolaborasi dengan PMII dalam melakukan langkah-langkah terobosan untuk perbaikan di Kabupaten Bandung,” ujar Kang DS.

Baca juga : KDS: Menteri PU Siap Gelontorkan Anggaran Rp220 Miliar untuk Tangani Banjir di Kabupaten Bandung

Ia menegaskan, kolaborasi antara pemerintah daerah dengan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan seperti IKA PMII menjadi kunci dalam mempercepat penyelesaian berbagai persoalan daerah, termasuk lingkungan dan penguatan ekonomi masyarakat.

Lebih lanjut, Kang DS berharap forum tersebut tidak hanya berhenti pada tataran diskusi, tetapi mampu menghasilkan rekomendasi yang aplikatif dan dapat diimplementasikan, baik dalam konteks kebijakan publik maupun pengembangan ekonomi kerakyatan.

Menurutnya, kontribusi pemikiran dari para alumni PMII yang memiliki latar belakang beragam sangat dibutuhkan untuk memperkaya perspektif pembangunan di Kabupaten Bandung.

Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, ia optimistis berbagai tantangan daerah dapat dihadapi secara lebih efektif dan berkelanjutan.

 

Reporter : Yun.s

 

 

Q Jabar

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini