Kabupaten Tasikmalaya, QJabar – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui rotasi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemkab Tasikmalaya. Sebanyak 41 pejabat resmi dilantik dan dirotasi oleh Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin di Pendopo Baru Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (12/5/2026).
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas kinerja aparatur sipil negara (ASN) sekaligus mengisi sejumlah jabatan yang kosong akibat pejabat memasuki masa pensiun.
Usai pelantikan, Bupati Cecep Nurul Yakin mengatakan rotasi dan mutasi merupakan hal yang wajar dalam dinamika pemerintahan. Menurutnya, penyegaran jabatan diperlukan agar organisasi tetap berjalan optimal dan ASN tidak mengalami kejenuhan dalam bekerja.
“Ada yang kosong karena mau pensiun, ini bisa terisi dan harus diputar. Kedua supaya tidak ada kejenuhan. Saya selalu sampaikan dalam rapat pimpinan akan dilihat kinerja per tiga bulan berikutnya,” ujar Cecep.
Ia menegaskan, evaluasi kinerja ASN akan terus dilakukan secara berkala melalui sistem pengukuran berbasis kontrak kinerja dan dashboard capaian masing-masing perangkat daerah.
Menurut Cecep, pejabat yang memiliki kinerja baik akan diberi peluang untuk berkembang dan menempati posisi strategis lainnya. Sementara bagi ASN yang dinilai belum optimal, pemerintah akan melakukan penyesuaian berdasarkan potensi sumber daya manusia yang dimiliki.
“Kinerja yang baik didorong untuk diberikan kesempatan ke mana arah geraknya. Dan jika kurang, berarti akan dicoba di-mix dengan potensi SDM yang lain,” katanya.
Cecep menambahkan, kontrak kinerja menjadi indikator utama dalam menilai capaian para pejabat di lingkungan Pemkab Tasikmalaya. Penilaian tersebut dilakukan secara berjenjang oleh atasan langsung.
“Kontrak kinerja menjadi ukuran sebenarnya, dilihat dari dashboard masing-masing. Pencapaiannya bisa dilihat sudah bagus oleh atasannya. Untuk eselon II yang menilai saya, eselon III menilainya kepala dinas,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Cecep juga mengungkapkan masih terdapat sejumlah jabatan penting yang akan segera diisi, terutama pada beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) yang saat ini mengalami kekosongan pimpinan.
Beberapa dinas yang disebut akan segera dilakukan pengisian jabatan di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).
“Nanti open bidding-nya dua bulan lagi kita barengkan,” ucapnya.
Meski terdapat sejumlah kekosongan jabatan pimpinan tinggi pratama (JPT), Cecep memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Tasikmalaya tetap berjalan normal.
Ia menilai para kepala bidang di masing-masing OPD sejauh ini telah mampu menjalankan tugas dan fungsi organisasi dengan baik. Pemerintah daerah pun terus melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan kerja di setiap perangkat daerah.
“Setelah saya lihat sebenarnya kabid-kabidnya sudah jalan. Yang penting JPT bisa mengadministrasikan, saya langsung memonitornya,” pungkas Cecep. (Masdar)





