Jambore II BKPB Pemuda Pancasila Jabar Digelar di Kampung BEDAS Tegalluar, Dorong Relawan Sehat, Tangguh dan Terampil

0
3

Kabupaten Bandung Qjabar – Pendidikan dan Pelatihan Jambore Ke-II Badan Kesehatan dan Penanggulangan Bencana (BKPB) Pemuda Pancasila Provinsi Jawa Barat resmi digelar di Kampung BEDAS Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

Kegiatan yang mengusung tema “Salam Setara, Sehat-Tangguh-Terampil” tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 September 2026.

Jambore ini menjadi salah satu momentum penting dalam meningkatkan kapasitas, keterampilan, serta kesiapsiagaan anggota BKPB Pemuda Pancasila dalam menghadapi berbagai kondisi, khususnya di bidang kesehatan dan penanggulangan bencana.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil ketua 1 MPW Coky Sutan Kayo Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bandung H. Asep Romy Romaya, Ketua BKPB Pemuda Pancasila Provinsi Jawa Barat Rezal Walyan, MBA, Kepala BPBD Kabupaten Bandung, unsur Kesbangpol, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Camat Bojongsoang, jajaran pengurus MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bandung, pengurus BKPB Pemuda Pancasila Provinsi Jawa Barat, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Jambore tersebut tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya para anggota BKPB dari berbagai wilayah di Jawa Barat, tetapi juga menjadi sarana pendidikan dan pelatihan untuk memperkuat kemampuan anggota dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan di tengah masyarakat.

Baca juga : Erick Thohir Tinjau SJH, KDS Pastikan Kabupaten Bandung Siap Jadi Tuan Rumah yang Baik

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bandung, H. Asep Romy Romaya, mengatakan bahwa Pendidikan dan Pelatihan Jambore Ke-II BKPB memiliki tujuan penting dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang tergabung dalam organisasi, terutama mereka yang memiliki kepedulian terhadap bidang kesehatan dan penanggulangan bencana.

Menurutnya, keberadaan BKPB diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Karena itu, peningkatan pengetahuan dan keterampilan menjadi hal penting agar para anggota memiliki kesiapan ketika berada di lapangan.

Selain mendapatkan pembekalan, para peserta juga diharapkan mampu membangun kebersamaan, kedisiplinan, solidaritas, serta koordinasi dengan berbagai unsur terkait. Hal tersebut dinilai penting mengingat penanganan bencana maupun persoalan kesehatan masyarakat membutuhkan kerja sama lintas sektor.

Ditambahkan Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bandung, H. Asep Romi Romaya, menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan anggota Pemuda Pancasila dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana.

Menurutnya, bencana memang tidak diharapkan terjadi. Namun, kesiapan dan pengetahuan mengenai penanganan kebencanaan perlu dimiliki sejak dini agar ketika situasi darurat terjadi, para peserta telah memiliki bekal ilmu dan keterampilan yang memadai.

“Pelatihan seperti ini mudah-mudahan jangan sampai terjadi bencana. Tetapi apabila suatu saat terjadi bencana, kita sudah mempersiapkan diri.

Teman-teman dari Pemuda Pancasila sudah mengetahui ilmunya,” ujar H. Asep Romi Romaya.

Ia menjelaskan, pelatihan tersebut dilaksanakan selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 September 2026. Kegiatan diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi para peserta, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi kondisi kebencanaan.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa memberikan manfaat untuk masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam hal penanganan bencana,” katanya.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian pelatihan dengan serius sehingga ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan ketika dibutuhkan di tengah masyarakat, pungkasnya.

 

Reporter : Yun.s

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini