BerandaBirokrasiKDS Tekankan Kolaborasi LPK dan Industri Perluas Lapangan Kerja

KDS Tekankan Kolaborasi LPK dan Industri Perluas Lapangan Kerja

Date:

Berita Terkini

Ketua Harian APKASI Sampaikan Aspirasi Fiskal Daerah ke Komisi II DPR RI

Jakarta Qjabar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung mengusulkan penguatan...

911 Anggota BPD Dilantik, KDS Titip Tanggung Jawab Besar untuk Masa Depan Desa

Kabupaten Bandung Qjabar - Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS)...

Kabid PAUD Disdik Kabupaten Bandung: Perizinan Menjadi Fondasi Legalitas dan Mutu Lembaga Pendidikan

Kabupaten Bandung, Qjabar – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung memberikan...

IJTI Tasikmalaya Kritik Diksi “Londo Ireng”, Tegaskan Pers adalah Pilar Demokrasi

Tasikmalaya, QJabar – Sebutan "jurnalis londo ireng" yang belakangan...
spot_imgspot_img

KABUPATEN BANDUNG Qjabar — Bupati Bandung, Dadang Supriatna (KDS), menegaskan pentingnya peran strategis Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dalam menyerap tenaga kerja baru di Kabupaten Bandung. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pelantikan pengurus DPD Himpunan Lembaga Latihan Seluruh Indonesia (HILLSI) Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di Soreang, Jumat (24/4).

Dalam arahannya, KDS menekankan bahwa LPK memiliki posisi kunci dalam mendukung target Pemerintah Kabupaten Bandung untuk menciptakan minimal 10.000 lapangan kerja setiap tahun. Ia mendorong optimalisasi kolaborasi dengan 157 perusahaan yang ada di Kabupaten Bandung agar program pelatihan yang dilaksanakan benar-benar terukur dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

“Kolaborasi ini harus dimanfaatkan secara optimal oleh HILLSI agar lulusan pelatihan benar-benar terserap oleh dunia industri,” ujar KDS.

Ia juga mengungkapkan bahwa capaian tahun sebelumnya telah melampaui target, yang diperkuat oleh program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berpotensi menyerap sekitar 15.000 tenaga kerja, khususnya di sektor dapur operasional. Secara akumulatif, peluang kerja dari berbagai program daerah dan nasional mencapai puluhan ribu.

Meski demikian, KDS mengingatkan masih adanya tantangan besar, terutama dari pertumbuhan angkatan kerja baru setiap tahun. Saat ini, terdapat sekitar 150 LPK di Kabupaten Bandung yang perlu terus dioptimalkan, terutama dalam mencetak sumber daya manusia yang profesional dan adaptif terhadap perkembangan digital.

“LPK harus mampu mencetak SDM yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memahami digitalisasi,” tambahnya.

Baca juga : Kepala Desa Padasuka Ucapkan Selamat Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung, Harapkan Semakin BEDAS

Menutup sambutannya, KDS menegaskan bahwa program pelatihan harus memiliki indikator yang jelas dan memberikan dampak nyata, sehingga lulusan dapat langsung terserap oleh perusahaan dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

 

(Humas Pemkab Bandung – Diskominfo/sy)

 

 

Reporter : Yun.s

 

 

Q Jabar

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini