BerandaBirokrasiKDS Usulkan Strategi Penataan Pendidikan dan Solusi Kekurangan Guru ke Kemendikdasmen

KDS Usulkan Strategi Penataan Pendidikan dan Solusi Kekurangan Guru ke Kemendikdasmen

Date:

Berita Terkini

Musda I AMDATARA Sukses Digelar, Perkuat Sinergi Industri Air Minum Kemasan dengan Pemerintah

Kabupaten Bandung Qjabar – Musyawarah Daerah (Musda) I Perkumpulan...

80 Persen Pembangunan KDMP Desa Wangunsari Rampung, Jadi Ajang Mempererat Persaudaraan Warga

Tasikselatan, QJabar — Pembangunan KDMP di Desa Wangunsari, Kecamatan...

Pemkab Bandung Kecam Penahanan Jurnalis Asal Cicalengka oleh Israel

KABUPATEN BANDUNG Qjabar – Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan...

GIBAS Kota Tasikmalaya Kembali Melantik Sektor Tamansari Untuk Periode 2026-2030

Kota Tasikmalaya, Qjabar  - Bertempat di Rumah Makan Saung...

Pemkab Bandung Sambut Penetapan Jawa Barat sebagai Fokus Baru Program UNICEF

Kabupaten Bandung Qjabar - Pemerintah Kabupaten Bandung menyatakan siap...
spot_imgspot_img

JAKARTA Qjabar — Bupati Bandung, Dadang Supriatna menghadiri agenda konsultasi dan koordinasi peningkatan layanan pendidikan di Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Pertemuan tersebut membahas strategi penataan ruang kelas baru (RKB) sekaligus solusi atas kekurangan tenaga pengajar di Kabupaten Bandung.

Dalam pertemuan itu, KDS menyampaikan sejumlah usulan strategis guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus memastikan kebutuhan tenaga pengajar tetap terpenuhi di tengah tingginya angka pensiun guru beberapa tahun ke depan.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Bandung, hingga saat ini Kabupaten Bandung masih mengalami kekurangan ribuan tenaga pendidik. Kondisi tersebut diperkirakan akan semakin berat karena lebih dari 3.000 guru ASN memasuki masa pensiun dalam periode 2026–2030.

“Kita harus mulai menyiapkan strategi dari sekarang. Jangan sampai ke depan terjadi ketimpangan layanan pendidikan akibat kekurangan guru,” ujar KDS.

Baca juga : Kick Off SPMB 2026: Komitmen Pemkab Bandung Hadirkan Pendidikan Berkualitas dan Merata

Sebagai langkah antisipasi, KDS mengusulkan optimalisasi rombongan belajar melalui pembatasan kapasitas maksimal pada jenjang SD dan SMP agar daya tampung sekolah lebih sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan. Menurutnya, langkah tersebut dapat membantu menekan defisit guru sekaligus mengantisipasi perubahan tren demografi menuju tahun 2030.

“Penataan rombongan belajar ini penting agar kebutuhan guru dan daya tampung sekolah lebih proporsional serta mampu menjawab tantangan pendidikan di masa depan,” ujar KDS.

Selain itu, Pemkab Bandung juga mendorong penataan kebutuhan tenaga pendidik jangka panjang, penguatan rekrutmen guru ASN dan PPPK, serta pemerataan distribusi guru di seluruh wilayah Kabupaten Bandung. Tak lupa, KDS menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung juga mendorong penguatan literasi dasar melalui rencana penerapan kurikulum calistung sebagai muatan lokal wajib di sekolah.

Menanggapi hal tersebut, pihak Kemendikdasmen menyatakan komitmennya untuk segera menindaklanjuti berbagai usulan strategis yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Bandung. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan mutu layanan pendidikan sekaligus memastikan pemerataan hak pendidikan bagi masyarakat Kabupaten Bandung.

 

(Humas Pemkab Bandung – Diskominfo/sy)

 

Reporter : Yun.s

 

 

Q Jabar

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini