Kabupaten Bandung, Qjabar – Peristiwa tanah longsor terjadi di Kampung Bobojong RW 11, Desa Buninagara, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung. Longsor yang terjadi akibat kondisi tanah yang labil setelah diguyur hujan tersebut menyebabkan material tanah dan lumpur menutupi sebagian badan jalan warga hingga membuat akses jalan menjadi licin dan berbahaya bagi para pengguna jalan.
Akibat kondisi jalan yang tertutup lumpur, sejumlah pengendara sepeda motor dilaporkan sempat terjatuh saat melintasi lokasi kejadian.
Jalan yang sebelumnya menjadi akses utama warga kini harus dilalui dengan ekstra hati-hati karena permukaan jalan dipenuhi lumpur tebal dan sisa material longsoran.
Warga setempat bergerak cepat melakukan gotong royong untuk membersihkan material longsor yang menutupi sebagian badan jalan. Dengan menggunakan alat seadanya seperti cangkul, sekop, dan sapu, masyarakat bahu-membahu membersihkan tanah dan batu yang berserakan di jalan agar kendaraan roda dua maupun roda empat tetap bisa melintas.
Baca juga : Perkuat Kinerja, KDS Ajak ASN Kabupaten Bandung Tingkatkan Spiritualitas
Salah seorang warga mengatakan bahwa kondisi jalan sangat membahayakan, terutama bagi pengendara motor. Selain licin, lumpur yang terbawa air hujan juga menyebar hampir di sepanjang jalan sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.
“Beberapa pengendara motor tadi sempat jatuh karena jalannya licin sekali. Kami warga langsung gotong royong membersihkan material longsor supaya jalan bisa dilalui lagi,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.
Meski sebagian material longsoran berhasil dibersihkan secara manual oleh warga, kondisi jalan hingga saat ini masih dipenuhi lumpur yang membuat akses tetap rawan dilalui, terutama saat hujan kembali turun.
Warga pun meminta para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati ketika melintas di kawasan tersebut. Selain itu, masyarakat berharap adanya perhatian dari pihak terkait untuk segera turun tangan membantu proses pembersihan jalan dan penanganan longsor agar kondisi jalan kembali aman digunakan. Warga menilai pembersihan menggunakan alat berat maupun kendaraan penyemprot air sangat diperlukan mengingat lumpur masih menempel di sepanjang badan jalan.
“Kami berharap ada bantuan dari pemerintah atau instansi terkait untuk membersihkan lumpur di jalan karena kalau hanya mengandalkan warga tentu cukup berat,” ungkap warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya bantuan maupun penanganan dari pihak terkait untuk membersihkan sisa lumpur akibat longsoran tersebut. Sementara itu, warga tetap berupaya melakukan pembersihan secara mandiri sambil mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melintas demi menghindari kecelakaan.
Reporter : Yun.s




