BerandaDaerahPendamping PKH Kecamatan Leuwisari Gelar Sosialisasi Program Keluarga Harapan, Dorong Kemandirian KPM

Pendamping PKH Kecamatan Leuwisari Gelar Sosialisasi Program Keluarga Harapan, Dorong Kemandirian KPM

Date:

Berita Terkini

Ketua KNPI PK Soreang Alvio Gustaf Nugraha Siapkan Strategi Satukan Pemuda dan Tekan Pengangguran

Kabupaten Bandung, Qjabar – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia...

BKC Bupati Cup 2 Resmi Digelar, Tekankan Sportivitas dan Mental Juara

TASIKMALAYA, QJabar – Kejuaraan Antar Dojo Bandung Karate Club...

BMH Cirebon Bersama KKN UIN Siber Syekh Nurjati Hadirkan Indonesia Bercerita di Desa Sambeng

Cirebon Qjabar – Suasana ceria dan penuh antusiasme mewarnai...

Muscam KNPI Kecamatan Soreang Digelar, Alvio Gustaf Nugraha Terpilih Pimpin Periode 2026–2029

Kabupaten Bandung, Qjabar – Musyawarah Kecamatan (Muscam) Komite Nasional...
spot_imgspot_img

Kabupaten Tasikmalaya, QJabar, — Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Leuwisari menggelar kegiatan sosialisasi bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Aula Kantor Desa Arjasari Kecamatan Leuwisari, Rabu (12/11/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai pelaksanaan program serta mendorong kemandirian ekonomi keluarga penerima bantuan sosial tersebut.

Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh para pendamping PKH, BPD, unsur Muspika Kecamatan Leuwisari, serta puluhan KPM dari berbagai desa di wilayah tersebut.

Kepala Desa Arjasari Luki Yoga Dijaya Mambang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran pendamping dalam memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“PKH bukan sekadar bantuan tunai, tapi bagian dari upaya pemerintah mendorong perubahan perilaku dan peningkatan kesejahteraan keluarga miskin,” ujarnya.

“Kami mengapresiasi kerja keras para pendamping sosial yang setiap hari turun langsung mendampingi keluarga penerima manfaat. Semoga kegiatan ini membawa dampak positif bagi kesejahteraan warga Leuwisari.

Berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar manfaat PKH semakin dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Irfan selaku Pendamping PKH Kecamatan Leuwisari menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini juga menjadi wadah evaluasi dan penguatan kapasitas bagi para pendamping serta KPM.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan seluruh KPM memahami hak dan kewajibannya, termasuk pentingnya pendidikan anak, kesehatan ibu dan balita, serta upaya menuju kemandirian,” tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan berbagai materi, di antaranya kebijakan terbaru PKH tahun 2025, mekanisme penyaluran bantuan, serta strategi peningkatan ekonomi keluarga melalui program pemberdayaan sosial.

Kendati demikian Ia pun berpesan mengimbau seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar tidak menitipkan kartu ATM bantuan sosial kepada orang lain maupun melakukan pengambilan dana secara kolektip.

Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan. Banyak KPM yang mengajukan pertanyaan terkait proses validasi data dan rencana integrasi bantuan sosial lainnya.

Langkah ini dilakukan untuk menghindari adanya oknum tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan situasi dan melakukan pemotongan dana bantuan yang seharusnya diterima utuh oleh KPM.

Kegiatan sosialisasi berlangsung lancar dan diakhiri dengan sesi tanya jawab serta foto bersama seluruh peserta. (Day)

 

 

Q Jabar

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini