KABUPATEN BANDUNG Qjabar — Perbaikan gorong-gorong yang berada di Jalan Bhayangkara, Desa Soreang, Kabupaten Bandung, justru menimbulkan persoalan baru bagi para pengguna jalan.
Kondisi badan jalan di sekitar lokasi perbaikan menjadi lebih tinggi sehingga mengganggu kenyamanan sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengendara yang melintas.
Pantauan di lokasi menunjukkan adanya perbedaan ketinggian permukaan jalan pada titik gorong-gorong yang telah diperbaiki. Kondisi tersebut membuat pengguna jalan harus lebih berhati-hati, terutama pengendara sepeda motor yang melintas dengan kecepatan cukup tinggi, Selasa 18/8/2026.
Perubahan elevasi jalan tersebut dinilai cukup mengganggu arus lalu lintas. Pengendara yang tidak mengetahui kondisi permukaan jalan berpotensi kehilangan keseimbangan ketika melewati bagian yang meninggi. Terlebih pada saat kondisi jalan ramai, situasi tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.
Baca juga : Karnaval HUT ke-81 RI di Desa Padasuka Meriah, Warga Tampilkan Beragam Kreasi Seni dan Budaya
Sejumlah pengguna jalan berharap pihak terkait segera melakukan evaluasi terhadap hasil pekerjaan gorong-gorong tersebut. Perbaikan infrastruktur seharusnya tidak hanya menyelesaikan persoalan saluran air, tetapi juga memperhatikan kondisi dan keselamatan badan jalan setelah pekerjaan selesai.
Menurut warga sekitar, lokasi tersebut beberapa kali menjadi titik yang perlu diwaspadai oleh pengendara. Kondisi jalan yang meninggi membuat kendaraan harus mengurangi kecepatan secara tiba-tiba. Jika pengendara tidak mengetahui adanya perubahan ketinggian jalan, dikhawatirkan dapat terjadi kecelakaan, terutama pada kendaraan roda dua.
“Setelah gorong-gorong diperbaiki, bagian jalan menjadi lebih tinggi. Pengendara yang melintas harus ekstra hati-hati karena kalau tidak memperhatikan bisa terjatuh,” ujar salah seorang warga sekitar.
Warga meminta agar pekerjaan tersebut kembali diperiksa dan apabila diperlukan dilakukan penyesuaian terhadap permukaan jalan, sehingga ketinggiannya dapat kembali lebih rata dengan badan jalan yang berada di sekitarnya.
Selain mengutamakan fungsi gorong-gorong sebagai bagian dari sistem drainase, aspek keselamatan pengguna jalan juga dinilai harus menjadi perhatian utama. Jalan yang nyaman dan aman tentunya membutuhkan permukaan yang relatif rata serta tidak menimbulkan hambatan yang membahayakan pengendara.
Masyarakat berharap pemerintah desa maupun instansi terutama PUTR kabupaten Bandung dapat segera menindaklanjuti keluhan tersebut dengan melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Jika ditemukan adanya ketidaksesuaian pada ketinggian jalan, diharapkan dapat segera dilakukan perbaikan agar tidak semakin banyak pengguna jalan yang menjadi korban kecelakaan.
Perbaikan infrastruktur pada dasarnya merupakan langkah positif untuk meningkatkan kualitas fasilitas umum. Namun, pelaksanaannya perlu memperhatikan seluruh aspek, mulai dari fungsi bangunan, kualitas pekerjaan, kondisi lingkungan sekitar hingga keselamatan masyarakat yang menggunakan fasilitas tersebut.
Dengan adanya evaluasi dan perbaikan lanjutan, masyarakat berharap Jalan Bhayangkara Desa Soreang dapat kembali memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan, serta tidak lagi menjadi titik rawan kecelakaan akibat perbedaan ketinggian permukaan jalan.
Reporter : Yun.s





