Home / Ragam Berita / Rusak Sejak 11 April, Jembatan Junti Hilir Jadi Ancaman – UPTD dan Kades Kompak Bergerak

Rusak Sejak 11 April, Jembatan Junti Hilir Jadi Ancaman – UPTD dan Kades Kompak Bergerak

Kab.Bandung  Qjabar – Kerusakan Jembatan Junti Hilir di Desa Sangkanhurip, Kecamatan Katapang, yang terjadi sejak Sabtu malam, 11 April 2026, hingga kini masih menjadi keluhan utama masyarakat. Kondisi jembatan yang rusak dinilai semakin membahayakan pengguna jalan, terutama karena menjadi akses vital bagi aktivitas harian dan perekonomian warga.

Setiap hari, jembatan tersebut dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat. Namun, kerusakan pada badan jembatan membuat warga harus ekstra waspada. Bahkan, tidak sedikit warga yang mengaku khawatir terjadi kecelakaan jika tidak segera diperbaiki.Rabu(22/04/2026)

Berdasarkan data teknis, Jembatan Junti Hilir berada pada koordinat X: 0783741, Y: 9224953, Z: 677, dan diketahui merupakan infrastruktur yang dibangun pada Tahun Anggaran (TA) 2014. Usia jembatan yang telah lebih dari satu dekade ini diduga menjadi salah satu faktor penyebab menurunnya kondisi fisik.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Kepala UPTD Sapras Margahayu, H. Dede Mulyana, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi Partai Gerindra, Aep Dedi, yang merupakan wakil dari daerah pemilihan setempat.

Baca juga : Percepatan Penanganan Banjir Kabupaten Bandung, Bupati KDS Temui Menteri PUTR RI: Usulkan Tiga Pembangunan Ini 

Ia menegaskan bahwa perbaikan Jembatan Junti Hilir akan segera dilakukan setelah proses administrasi dan teknis rampung.

“Laporan sudah kami terima, dan saat ini sedang kami tindak lanjuti. InsyaAllah dalam waktu dekat perbaikan akan segera dilaksanakan. Kami juga akan menurunkan tim untuk memastikan kondisi di lapangan agar penanganannya tepat,” ujar H. Dede Mulyana.

Lebih lanjut, pihak UPTD menambahkan bahwa perbaikan tidak hanya bersifat sementara, tetapi akan diupayakan maksimal agar jembatan bisa kembali digunakan secara aman dalam jangka panjang.

Sementara itu, Kepala Desa Sangkanhurip, Aan Tirta Gandana,S.Sos turut menyampaikan harapannya agar perbaikan dapat segera direalisasikan tanpa penundaan.

“Kami dari pemerintah desa sangat berharap perbaikan ini bisa dipercepat. Jembatan ini adalah akses utama warga, jadi kondisinya sangat krusial. Kami juga siap berkoordinasi dan mendukung agar proses perbaikan berjalan lancar,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihak desa terus menerima laporan dari warga terkait kondisi jembatan, terutama saat malam hari yang minim penerangan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Dengan adanya respon cepat dari UPTD Sapras Margahayu serta dorongan dari DPRD dan pemerintah desa, masyarakat kini berharap perbaikan Jembatan Junti Hilir dapat segera terealisasi. Warga pun meminta agar pengerjaan dilakukan dengan kualitas terbaik serta pengawasan ketat, sehingga hasilnya benar-benar memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

 

Reporter : Yun.s

 

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *