BerandaHukum & PolitikTia Fitriani Kunjungi Desa Nengkelan, Evaluasi Pelaksanaan Program Unggulan Jabar

Tia Fitriani Kunjungi Desa Nengkelan, Evaluasi Pelaksanaan Program Unggulan Jabar

Date:

Berita Terkini

Dugaan Kelalaian Limbah Medis Rumah Sakit Disorot, Aktivis Lingkungan Minta Investigasi

Tasikmalaya, QJabar — Dugaan kelalaian pengelolaan limbah medis di...

PERSIB Cetak Sejarah, Jadi Klub Pertama Juara Liga Tiga Kali Beruntun

Bandung, QJabar – Persib Bandung kembali menorehkan sejarah emas...

Ribuan Bobotoh Padati Kampus UNCIP, Viking Tasikmalaya Gelar Nobar Persib vs Persijap

Kabupaten Tasikmalaya, QJabar – Viking Bobotoh Persib Kabupaten Tasikmalaya...
spot_imgspot_img

Kabupaten Bandung Qjabar – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dra. Hj. Tia Fitriani dari fraksi Nasdem dapil 2 kabupaten Bandung, melaksanakan kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan tahun anggaran 2026 di Desa Nengkelan, Kecamatan Ciwidey, Senin 13 Februari 2026.

Kegiatan ini dihadiri anggota DPRD provinsi Jawa Barat Dapil kabupaten Bandung Dra.Hj Tia Fitriani Dari fraksi Nasdem, kepala Desa Nengkelan Usep Saefuloh ,kader PKK, Dulur Satia, RT, RW ,konstituen , kader dan simpatisan partai Nasdem.

Dikatakan Tia Fitriani Kegiatan kali ini berlangsung di Desa Nengkelan dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk kepala desa, ketua Rt serta para ketua RW. Dalam kesempatan tersebut disampaikan kembali tentang sembilan program unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang sebelumnya telah dipaparkan oleh gubernur.

Baca juga : Tia Fitriani Dorong Transparansi Desa, Adakan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di Margamekar

Program-program ini diarahkan untuk memperkuat desa melalui peran kepala desa, perangkat desa, RT, dan RW agar dapat meningkatkan kinerja dan partisipasi masyarakat.

Namun, terdapat beberapa catatan terkait potensi benturan antara program provinsi dan perencanaan desa, terutama ketika desa sudah memiliki rencana pembangunan sendiri. Contohnya, ada desa yang harus membatalkan rencana pembangunan kantor RW karena tidak terdapat aturan yang mendukung ketika program provinsi turun.

Poin penting yang ditekankan:
Program sebesar apa pun perlu pengawalan, evaluasi, dan penyampaian kekurangan agar implementasinya tepat sasaran.

Ketika program provinsi tidak berjalan efektif di lapangan, maka perlu disampaikan kepada pihak terkait, termasuk gubernur, sebagai bahan perbaikan.

Tujuannya bukan untuk mengkritik semata, tetapi untuk memastikan bahwa program dapat mencapai target dan memberikan manfaat nyata bagi desa.

Reporter : Yun.s

Q Jabar

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini