Kabupaten Bandung, Qjabar – Upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendorong potensi ekonomi masyarakat terus dilakukan di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Salah satunya melalui aksi gotong royong membersihkan gulma di kawasan Situ Cicoledas, Desa Banjarsari.
Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pangalengan dengan melibatkan berbagai unsur Pentahelix, mulai dari pemerintah, TNI-Polri, lembaga sosial, pemerintah desa, komunitas hingga organisasi masyarakat.
Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Yadi Supriadi, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, Situ Cicoledas memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata di Kecamatan Pangalengan.
“Alhamdulillah, hari ini atas inisiator dari Forkopimcam, kita di Pangalengan ada Situ Cicoledas yang sangat berpotensi untuk bisa dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata,” ujar Yadi, Rabu 12 Agustus 2026.
Namun demikian, potensi tersebut perlu dibarengi dengan upaya penataan dan pemeliharaan lingkungan. Kondisi Situ Cicoledas yang dipenuhi gulma menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan tersebut Rabu 12 Agustus 2026.
Karena itu, melalui semangat gotong royong, seluruh elemen masyarakat bersama-sama turun langsung melakukan pembersihan gulma di kawasan situ.
“Ketika hari ini kondisinya penuh dengan gulma, atas inisiator dari Forkopimcam dan konsep Pentahelix, semua elemen bergabung di sini. Hari ini kita bersama-sama untuk membersihkan gulma yang ada di Situ Cicoledas,” katanya.
Yadi menyebutkan, kegiatan tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya BBWS Citarum, Baznas, Yonsipur, Dodik Secata, Tapak Tiara serta sejumlah organisasi dan komunitas yang berada di Kecamatan Pangalengan.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut dinilai menjadi bukti bahwa pengelolaan lingkungan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi dan kepedulian bersama agar potensi yang dimiliki daerah dapat dimanfaatkan secara optimal.
Selain aspek lingkungan, Yadi juga melihat adanya peluang ekonomi yang cukup besar apabila Situ Cicoledas dapat ditata dan dikembangkan secara baik.
Menurutnya, setelah kondisi situ menjadi lebih bersih dan tertata, pemerintah Desa Banjarsari dapat mengambil peran dalam mengembangkan kawasan tersebut sebagai salah satu potensi ekonomi desa.
Baca juga ; Pemkab Bandung Perkuat Program Pentahelix, Normalisasi Sungai Cikeruh Dipercepat
“Ketika kita sudah bersih, mudah-mudahan ini bisa dikembangkan oleh Pemerintah Desa Banjarsari, khususnya untuk peningkatan ekonomi yang bisa menghasilkan PADes bagi Desa Banjarsari,” ungkapnya.
Ia berharap pengembangan Situ Cicoledas nantinya tetap mengedepankan aspek kelestarian lingkungan. Dengan demikian, fungsi ekologis situ sebagai sumber air bagi masyarakat tetap terjaga, sementara potensi wisata dan ekonomi masyarakat juga dapat dikembangkan.
Yadi menegaskan bahwa gulma yang terdapat di kawasan situ berbeda dengan persoalan sampah. Gulma merupakan bagian dari ekosistem alami yang perlu ditangani secara tepat agar tidak mengganggu fungsi perairan.
Karena itu, setelah proses pembersihan dilakukan, masyarakat diharapkan ikut menjaga dan merawat kawasan tersebut secara berkelanjutan.
“Kita rawat baik-baik bersama. Di sini tidak ada sampah, ini gulma. Kalau gulma kan alami. Jadi untuk masyarakat, nanti kita bersama-sama membangun dan melestarikan, karena ini juga salah satu sumber mata air yang digunakan oleh beberapa masyarakat di bawahnya,” tuturnya.
Menurut Yadi, keberadaan Situ Cicoledas memiliki nilai strategis bagi masyarakat Pangalengan. Selain berpotensi menjadi kawasan wisata, situ juga memiliki fungsi penting dalam menjaga ketersediaan sumber air.
Oleh karena itu, rencana pengembangan kawasan harus dilakukan secara terencana dan tidak menghilangkan fungsi utama lingkungan.
Ia pun mengajak masyarakat untuk menjadikan aksi bersih-bersih tersebut sebagai momentum awal membangun kesadaran bersama. Pemerintah, masyarakat, pemerintah desa, komunitas dan seluruh unsur Pentahelix diharapkan dapat terus berkolaborasi dalam menjaga kawasan Situ Cicoledas.
Dengan kondisi lingkungan yang bersih dan terawat, Situ Cicoledas diharapkan tidak hanya menjadi kawasan yang memiliki nilai ekologis, tetapi juga dapat berkembang menjadi destinasi wisata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus meningkatkan perekonomian Desa Banjarsari.
Reporter : Yun.s





