Kota Tasik, Qjabar – Sebanyak kurang lebih 1.000 pekerja yang tergabung dalam Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (PC FSP PAREKRAF) – SPSI Tasikmalaya Raya resmi bergerak menuju Ibu Kota Jakarta. Kamis, 30 April 2026.
Mobilisasi massa ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) dengan titik aksi utama di kawasan Monumen Nasional (Monas).
Rombongan besar ini diberangkatkan menggunakan 20 unit bus dari titik kumpul utama di Alun-Alun Kota Tasikmalaya. Pergerakan yang terorganisir ini melibatkan perwakilan pekerja dari berbagai titik di wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya yang bergerak secara serentak.
Aksi ini dipimpin langsung oleh Ketua PC FSP PAREKRAF-SPSI Tasikmalaya Raya, Fiona Callaghan, M.Si. Kehadiran pimpinan di garis depan menegaskan soliditas organisasi dalam menyuarakan hak-hak pekerja di sektor pariwisata dan industri kreatif.
“Momentum May Day tahun ini terasa sangat istimewa bagi kami. Selain merayakan kebersamaan buruh sedunia, semangat kami berlipat ganda menyusul kabar dilantiknya Ketua Umum KSPSI, Bapak Mohammad Jumhur Hidayat, sebagai Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Ini adalah angin segar dan penyemangat bagi keluarga besar FSP PAREKRAF-SPSI dalam memperjuangkan aspirasi pekerja di level pemerintahan,” ujar Fiona Callaghan dalam keterangannya sebelum keberangkatan.
Rombongan tampil mencolok dengan mengenakan jersey ungu sebagai identitas persatuan. Warna ungu tersebut dipilih untuk mencerminkan profesionalisme serta semangat kekeluargaan yang menjadi landasan organisasi. Kehadiran massa di Jakarta bertujuan untuk melakukan konsolidasi nasional serta memperkuat jaringan pekerja, khususnya guna mendorong perlindungan dan pengembangan industri kreatif di daerah.
FSP PAREKRAF-SPSI Tasikmalaya Raya berkomitmen untuk terus menjadi wadah perlindungan bagi para pekerja. Melalui aksi May Day ini, diharapkan pemerintah semakin memperhatikan kesejahteraan buruh di sektor kreatif dan pariwisata yang merupakan salah satu pilar ekonomi bangsa.
Reporter; A RA




