BerandaPeristiwaTegalluar Tenggelam, Kades Desak Solusi Besar dari Pemprov Jabar

Tegalluar Tenggelam, Kades Desak Solusi Besar dari Pemprov Jabar

Date:

Berita Terkini

KDS Berikan Uang Saku Kepada Lebih Dari 500 Jemaah Calon Haji Kabupaten Bandung

KABUPATEN BANDUNG Qjabar — Bupati Bandung, Dadang Supriatna melepas...

Persib Bandung Menang Dramatis 2-1 atas PSM Makassar, Julio Cesar Jadi Pahlawan di Menit Akhir

Tasikmalaya, QJabar - Persib Bandung sukses membawa pulang tiga...

H. Aam Sopyan Terpilih Aklamasi Pimpin Formades Jawa Barat 2026-2031

Sumedang, Qjabar  – Musyawarah Daerah Dewan Pimpinan Daerah (DPD)...

Kopi Bunar Tasikmalaya Tembus Pasar Jepang, Wabup Asep Sopari Apresiasi Perjuangan Warga Pagerageung

Kabupaten Tasikmalaya, QJabar – Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari...
spot_imgspot_img

Bandung Qjabar – Banjir yang mengepung Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, kian menunjukkan eskalasi serius dan tak lagi bisa dianggap persoalan lokal. Desa ini kini menjadi titik akumulasi air kiriman dari berbagai wilayah di Bandung Raya.

Kepala Desa Tegalluar, Galih Hendrawan, mengatakan banjir yang terjadi bukan semata akibat hujan di wilayahnya. Air justru datang dari kawasan hulu seperti Ujung Berung, Gedebage, Jatinangor, hingga Rancaekek yang mengalir melalui Sungai Cinambo dan bermuara ke Sungai Cikeruh.
“Tegalluar sekarang seperti bak penampungan raksasa. Air terus datang dari berbagai arah, bukan hanya dari hujan lokal,” ujar Galih, Rabu (15/04/2026).

Ia menegaskan, kondisi ini membuat sekitar 75 persen wilayah desa terdampak, dengan sedikitnya 4.075 rumah warga terendam banjir. Aktivitas masyarakat pun lumpuh akibat genangan yang terus bertahan.
Lebih lanjut, Galih menyatakan bahwa penanganan banjir tidak bisa hanya dibebankan kepada Pemerintah Kabupaten Bandung. Menurutnya, diperlukan keterlibatan lintas daerah karena sumber masalah berasal dari banyak wilayah.

Baca juga :KDS Perkuat Sinergi Tripartit, Dorong Kepatuhan Pemberian BPJS Ketenagakerjaan pada Buruh di Kabupaten Bandung

“Penanganan banjir ini tidak bisa hanya dilakukan oleh kabupaten. Harus ada koordinasi lintas daerah serta pembangunan sistem drainase yang memadai, terutama di jalur jalan provinsi yang melintasi Tegalluar,” katanya.

Ia juga menekankan, tanpa langkah besar dan terintegrasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, banjir kiriman seperti ini berpotensi terus berulang bahkan semakin meluas.
“Kalau tidak ada penanganan serius, banjir ini akan terus terjadi dan dampaknya bisa semakin besar,” jelasnya.

Reporter : Yun.s

 

 

Q Jabar

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini