BerandaPeristiwaTegalluar Tenggelam, Kades Desak Solusi Besar dari Pemprov Jabar

Tegalluar Tenggelam, Kades Desak Solusi Besar dari Pemprov Jabar

Date:

Berita Terkini

Transparansi Dipertanyakan, Pengelola Wisata Jiwanta Dinilai Hindari Substansi Pertanyaan Media

KABUPATEN BANDUNG Qjabar – Audiensi antara puluhan insan pers...

Optimalkan SPIP, KDS: Sehebat Apapun Sistem, Tetap Kembali ke Kualitas SDM

KABUPATEN BANDUNG Qjabar – Pemerintah Kabupaten Bandung terus memperkuat...

Penanganan Banjir Tegalluar Masuk Tahap Percepatan, KDS Siapkan Langkah Konkret

KABUPATEN BANDUNG Qjabar — Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang...

Lestarikan Budaya Sunda, KDS Tantang Kadisbud Gelar Festival Seni 3 Episode

KABUPATEN BANDUNG Qjabar – Pemerintah Kabupaten Bandung terus memperkuat...

Emma Dety Dorong Inovasi Kriya dan Wastra Kabupaten Bandung di Ajang Nasional

KABUPATEN BANDUNG Qjabar – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda)...
spot_imgspot_img

Bandung Qjabar – Banjir yang mengepung Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, kian menunjukkan eskalasi serius dan tak lagi bisa dianggap persoalan lokal. Desa ini kini menjadi titik akumulasi air kiriman dari berbagai wilayah di Bandung Raya.

Kepala Desa Tegalluar, Galih Hendrawan, mengatakan banjir yang terjadi bukan semata akibat hujan di wilayahnya. Air justru datang dari kawasan hulu seperti Ujung Berung, Gedebage, Jatinangor, hingga Rancaekek yang mengalir melalui Sungai Cinambo dan bermuara ke Sungai Cikeruh.
“Tegalluar sekarang seperti bak penampungan raksasa. Air terus datang dari berbagai arah, bukan hanya dari hujan lokal,” ujar Galih, Rabu (15/04/2026).

Ia menegaskan, kondisi ini membuat sekitar 75 persen wilayah desa terdampak, dengan sedikitnya 4.075 rumah warga terendam banjir. Aktivitas masyarakat pun lumpuh akibat genangan yang terus bertahan.
Lebih lanjut, Galih menyatakan bahwa penanganan banjir tidak bisa hanya dibebankan kepada Pemerintah Kabupaten Bandung. Menurutnya, diperlukan keterlibatan lintas daerah karena sumber masalah berasal dari banyak wilayah.

Baca juga :KDS Perkuat Sinergi Tripartit, Dorong Kepatuhan Pemberian BPJS Ketenagakerjaan pada Buruh di Kabupaten Bandung

“Penanganan banjir ini tidak bisa hanya dilakukan oleh kabupaten. Harus ada koordinasi lintas daerah serta pembangunan sistem drainase yang memadai, terutama di jalur jalan provinsi yang melintasi Tegalluar,” katanya.

Ia juga menekankan, tanpa langkah besar dan terintegrasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, banjir kiriman seperti ini berpotensi terus berulang bahkan semakin meluas.
“Kalau tidak ada penanganan serius, banjir ini akan terus terjadi dan dampaknya bisa semakin besar,” jelasnya.

Reporter : Yun.s

 

 

Q Jabar

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini